Pascaerupsi Karangetang, PLN UIW Suluttenggo Pasok Genset ke Desa Batubulan

PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo memasok dua genset kapasitas masing-masing 18 kVA dan 25 kVA beserta bahan bakarnya.

Pascaerupsi Karangetang, PLN UIW Suluttenggo Pasok Genset ke Desa Batubulan
Tribun Manado
Sejumlah petugas dari BPBD dan Basarnas memantau akses menuju Batubulan yang terputus akibat guguran lava Gunung Karangetang, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Fernando Lumowa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Erupsi Gunung Karangetang di Pulau Siau membuat sekitar 400-an warga Desa Batubulan, Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Sitaro, terisolasi.

Bencana alam turut merusak infrastruktur kelistrikan yang membuat Desa Batubulan tanpa listrik.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara Sulawesi Tengah dan Gorontalo (PLN UIW Sulutteggo) Christyono yang meninjau langsung desa tersebut mengatakan, PLN segera mengirim genset ke Batubulan.

"Kami siapkan dua genset kapasitas masing-masing 18 kVA dan 25 kVA beserta bahan bakarnya," ujar Christyono kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (21/2/2019).

Baca: Keuskupan Manado Kirim Bantuan untuk Warga Korban Erupsi Karangetang

Baca: Dampak Karangetang, Akses ke Batubulan Akan Dibuka Gunakan Alat Berat

Baca: Warga Batubulan, Korban Guguran Lava Gunung Karangetang Sitaro Butuh BBM dan Listrik

Namun, PLN belum bisa mengantar perangkat tersebut karena kondisi cuaca kurang baik.

Gelombang tinggi menghalangi tim PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau dan Tim Tanggap Darurat Daerah membawa genset tersebut.

“Kondisi alam di sekitar lokasi berisiko sehingga kami mencari sela untuk merapat ke lokasi dari jalur laut," ujar Christyono.

Katanya, genset yang didatangkan dari Palu itu sedianya akan dibawa ke Batubulan sejak Senin pagi.

BERITA POPULER:

Baca: Satelit Nusantara Satu Milik Indonesia Bakal Diluncurkan Jumat Besok, Ini Kelebihannya

Baca: Setelah Melahirkan Secara Caesar, Wanita Ini Digantung Suami karena Minta Tolong Ganti Popok Bayi

Baca: Kronologi Bocah 6 Tahun RA Nainggolan Selamat dari Maut, Pura-pura Pingsan saat Lihat Ibunya Dibunuh

“Demi keselamatan para karyawan dan genset, kami terus waspada melihat kondisi alam di lokasi. Kami upayakan secara maksimal untuk segera mengoperasikan agar warga di lokasi yang terisolasi bisa menikmati listrik,” kata Christyono.

Manajer PLN UP3 Tahuna Hiro P mengatakan, petugas kesulitan membawa genset mengingat lokasi hanya bisa dijangkau lewat laut. Sementara di area Batubulan tanpa fasilitas pelabuhan yang memadai dan akses dari pantai ke desa cuma jalan setapak.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemda Sitaro. Mobilisasi pakai kapal feri," ujarnya. (*)

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved