Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

12 Personel Penyelam Dikerahkan Mengangkat Kapal yang Terbakar di Pelabuhan Nusantara Bitung

Sebanyak 12 penyelam dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Bitung dikerahkan untuk membantu dalam pengangkatan lima kapal

Penulis: Chintya Rantung | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Chintya Rantung
Penyelam mengangkat kapal yang terbakar 

12 Personel Penyelam Dikerahkan Menangkut Kapal yang Terbakar di Pelabuhan Nusantara Bitung

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sebanyak 12 penyelam dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Bitung dikerahkan untuk membantu dalam pengangkatan lima kapal milik KSOP dan 1 kapal milik KPLP sendiri.

Demikian dikatakan Kepala Operasi KPLP bersama Kepala Urusan Tata Usaha KPLP Marten Parera Sugeng Riyono, Bitung saat diwawancarai tribunmanado.co.id, di Pelabuhan Nusantara Bitung, Kamis (21/2/2019).

Dalam proses pengangkutan ada beberapa kendala yang dihadapi, yakni landas atau dasar lumpur, bangkai kapal sudah rapuh karena bekas kebakaran dan terbukti ketika mengangkat kapal pertama patah.

“Kemudian kita tindaklanjuti alternatif kedua dan akhirnya berhasil,” ujarnya.

Baca: Satu dari 5 Kapal yang Terbakar di Pelabuhan Nusantara Berhasil Diangkat

Baca: Bangkai Kapal yang Terbakar di Pelabuhan Nusantara Dipindahkan Menggunakan Alat Berat

Baca: Ini Nama Korban Luka Akibat Kebakaran 5 Kapal di Pelabuhan Nusantara Bitung

Baca: Ini Penyebab Lima Kabar Terbakar di Pelabuhan Nusantara Bitung

“Masih ada empat bangkai lagi dan setelah istirahat makan kita lanjutkan kembali untuk mengangkat kapal sisanya," katanya.

Kepala Operasi KPLP bersama Kepala Urusan Tata Usaha KPLP, Marten Parera Sugeng Riyono
Kepala Operasi KPLP bersama Kepala Urusan Tata Usaha KPLP, Marten Parera Sugeng Riyono (Tribun manado / Chintya Rantung)

Ia menegaskan akibat dari kebakaran tidak ada pencemaran, minyak yang keluar dari air hanya kecil.

"Bahaya untuk biota laut mungkin tidak ada karena terjadi di laut," tambahnya.

Seperti diberitakan tribunmanado.co.id, Lima kapal terbakar di Pelabuhan Nusantara Bitung, Sulawesi Utara, Rabu (20/2/2019).

Lima kapal yang terbakar satu milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) KNP 50001, empat kapal milik Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kapal Negara Patroli (KNP) 510, KNP 460, KNP 560, KNP 5105.

Bangkai kapal yang terbakar di Pelabuhan Nusantara Bitung diangkat menggunakan alat berat, Kamis (21/2/2019).
Bangkai kapal yang terbakar di Pelabuhan Nusantara Bitung diangkat menggunakan alat berat, Kamis (21/2/2019). (Tribun manado / Chintya Rantung)

Sementara Empat korban luka bakar akibat kebakaran lima kapal di pelabuhan Nusantara yaitu Jensen Semet (47), Criston Tumbilung (33), Hendri makese (35), Maicel Pajou (41).

Korban dibawa ke rumah sakit TNI Angkatan Laut Dr Wahyu Slamet Kelurahan Bitung Tengah.

Dua korban dirawat dibungkus dengan perban dan di pasang infus. Keluarga berada di samping korban, dan terlihat di pintu masuk ruangan UGD anggota TNI berjaga. Terpantau, puluhan warga sekitar pun berkerumun di depan ruangan UGD. (chi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved