Kisah Rifni Mahinis, Pengungsi Gunung Karangetang, Jaga Kesehatan Kandungan Selama di Pengungsian
Rifni Mahinis tetap menjaga kesehatan bayi dalam kandungannya meski dalam pengungsian.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
Kisah Rifni Mahinis, Pengungsi Gunung Karangetang, Jaga Kesehatan Kandungan Selama di Pengungsian
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rifni Mahinis tetap menjaga kesehatan bayi dalam kandungannya meski dalam pengungsian.
Ia dan suaminya Yunson Tamedo mengungsi di SD GMIST Batubulan lantaran rumah mereka masuk dalam zona bahaya Guguran Lava Gunung Karangetang.
Sudah seminggu lebih mereka berada di lokasi pengungsian, sementara janin yang dikandungnya sudah tiga bulan.
Baca: Ini Data Valid Jumlah Pengungsi Erupsi Gunung Karangetang
Baca: Tim kesehatan Polres Sangihe Periksa Petugas Pengamanan Penanggulangan Gunung Karangetang
Baca: Masa Tanggap Darurat Erupsi Gunung Karangetang Diperpanjang
Baca: Cerita Petugas Pengamanan Erupsi Gunung Karangetang, Brigadir Ringgo Rindu Keluarga
Beruntung, kebutuhannya sebagai ibu hamil bisa terpenuhi."Ada minum susu dan juga biskuit yang diberikan, dan juga ada dokter yang memeriksa," katanya.

Ia dan suaminya siap jika pemerintah hendak memindahkan mereka ke lokasi yang lebih aman lagi.
"Kalau dipindahkan kami siap, apalagi kalau janin sudah bertambah bulan, atau kalau sudah dekat melahirkan, namun sejauh ini kebutuhan di sini mencukupi," jelas dia.
Yunson suaminya juga sudah siap jika istrinya membutuhkan untuk dibawa ke tempat lebih aman dan lokasi yang mudah akses untuk memeriksakan calon bayi mereka.
"Jelas harus siap, kalau dipindahkan atau dibawa ke Ondong misalnya, kami akan ikut," jelas dia. (amg)