Masa Tanggap Darurat Erupsi Gunung Karangetang Diperpanjang

Rencana tersebut dibahas bersama dalam rapat yang dipimpin oleh Bupati Sitaro Evangelian Sasingen, di Aula Kantor Pemkab Sitaro, Selasa (12/2/2019).

Masa Tanggap Darurat Erupsi Gunung Karangetang Diperpanjang
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Bupati Sitaro Evangelian Sasingen, pimpin rapat di Aula Kantor Pemkab Sitaro, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masa tanggap darurat selama tujuh hari pertama sudah usai, tim komando tanggap darurat penanganan bencana erupsi gunung Karangetang berencana memperpanjang masa tanggap darurat.

Rencana tersebut dibahas bersama dalam rapat yang dipimpin oleh Bupati Sitaro Evangelian Sasingen, di Aula Kantor Pemkab Sitaro, Selasa (12/2/2019).

Tampak dalam rapat tersebut dari PVMBG Bandun, Kabid Penyelidik Bumi Dr Supriyati Dwi Andreastuti, Kapolsek Siau Barat Kompol Johanis Sasebohe, Danramil 02 Siau Kapten Inf Pither Masinna, PLN, BPBD Sitaro, Dinsos Sitaro, OPD terkait lainnya.

"Ada potensi diperpanjang, karena ada pekerjaan yang harus kita selesaikan pada masa tanggap darurat selama tujuh hari ada yang belum tuntas karena terkendala dengan cuaca dan medan yang ada di lokasi bencana," jelas Bob Wauten Kepala BPBD Sitaro.

Sebab menurutnya, target utama pada masa tanggap darurat pertama adalah evakuasi masyarakat yang ada di jalur terlarang atau jalur berbahaya yaitu dekat kali Batuare, Sabuang, Malebuhe, dan Batukole.

"Target pertama sudah tercapai, semua sudah dievakuasi, meski yang di Batubulan belum bisa dibawa keluar, karena masih ada di daerah Batubulan, walaupun daerah tersebut relatif aman, sehingga kami sudah anggap selesai meski belum tuntas terhadap potensi ancaman bencana," jelasnya.

Nah, ada target lain yang belum tercapai yaitu membuka akses jalur jalan agar bisa dilewati dan suplai bantuan.

"Bupati meminta jalur harus dibuka lewat laut atau lewat darat, lewat laut bisa dibuka tapi tidak bisa optimal karena tergantung cuaca, dan kondisi tambatan laut untuk suplai material berat atau evakuasi masyarakat tidak memungkinkan," jelas dia.

Sehingga akan dikaji lagi rencana operasi agar target tersebut bisa terealisasi.

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved