Camat Mapanget Jadi Korban Rampok: Cukup Saya yang Mengalami Ini

"Meski kecurian namun kami bersyukur Tuhan menyelamatkan kami. Sehabis peristiwa itu kami langsung berdoa, mensyukuri penyertaan-Nya," kata Rein.

Camat Mapanget Jadi Korban Rampok: Cukup Saya yang Mengalami Ini
TRIBUN MANADO
Camat Mapanget Rein Heydemans 

Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa perampokan dan penyekapan keluarga Camat Mapanget Rein Heydemans pada Sabtu (12/1/2019) lalu cukup menghebohkan warga Manado dan sekitarnya.

Namun, berkat kesigapan aparat Polresta Manado, kawanan perampok yang ternyata berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, berhasil dibekuk.

Adegan perampokan dan penyekapan tersebut masih membekas di benak pikiran Rein.

Namun itu tidak menyurutkan semangatnya untuk bekerja melayani rakyat Manado.

Rein kini menggiatkan siskamling di wilayahnya agar apa yang ia alami tidak dialami orang lain.

Ditemui Tribunmanado.co.id, Selasa (29/1/2019) siang, di Kantor Wali Kota Manado, Rein yang baru saja selesai rapat dengan Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian tampak buru-buru.

Sambil menuruni tangga, ia menelepon sopirnya agar menjemput di lobi Pemkot Manado.

Tak nampak raut wajah tegang seperti ketika kejadian itu baru saja terjadi.

Ia terlihat bersemangat.

Baca: Fakta Terbaru Perampokan Rumah Camat Mapanget: Ada Pelaku Pecatan Polisi hingga Reaksi Para Korban

Tribun: Pelakunya sudah tertangkap, Pak, pendapat Anda?
Rein: Terima kasih pada aparat karena pekerjaan mereka sangat baik.

Tribun: Perasaan Anda saat ini?
Rein: Lega rasanya mereka bisa tertangkap dan ada hikmah di balik kejadian ini.

BERITA POPULER:

Baca: Ahmad Dhani Dipenjara, Neno Warisman: Kalau Rocky Gerung Diapain Ya?

Baca: Mayat di Perkebunan Batu Buaya Desa Kalait Diduga Bernama Firansia Tarek, Ini Akun Facebooknya!

Baca: Bawaslu Selidiki Penyebaran Bahan Kampanye Caleg Nasdem Felly Runtuwene di Kampus

Tribun: Bisa diceritakan mengenai situasi kala penyekapan itu?
Rein: Situasinya kalut sekali, bisa saja saya lawan mereka, tapi itu berarti pertumpahan darah. Meski kecurian namun kami bersyukur Tuhan menyelamatkan kami. Sehabis peristiwa itu kami langsung berdoa, mensyukuri penyertaan-Nya.

Tribun: Ke depan bagaimana penjagaan di Kecamatan Mapanget?
Rein: Penjagaan kami perketat, prokamling berjalan tiap hari. Wilayah Mapanget kini aman. Saya bekerja keras untuk ini agar apa yang kami alami tidak dialami orang lain. (*)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved