Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Fadli Zon Pertanyakan Nawacita Presiden Jokowi Saat Menjadi Capres Tahun 2014

Pertanggungjawaban Jokowi atas Nawacita, sebagai dokumen visi dan misi presiden saat masih menjadi capres di tahun 2014, dipertanyakan oleh Fadli Zon

Editor: Rhendi Umar
Tribunwow
Fadli Zon 

22) Apologi itu tentu tak berdasar. RPJMN itu ditetapkan melalui Perpres. RPJMN saat ini berlaku, yaitu RPJMN 2015-2019, ditetapkan melalui Perpres No. 2/2015 yg diteken Presiden @jokowi pada tgl 8 Jan 2015. Jadi, keliru sekali jika menyebut RPJMN yg berlaku saat ini produk SBY.

23) Ada dua kemungkinan kenapa dalih semacam ini bisa muncul. Pertama, alasan itu dibuat sbg kambing hitam atas ketidakberhasilan pemerintahan skg ini dlm merealisasikan Nawacita. Artinya, sbg sebuah visi dan misi, Nawacita memang diakui telah gagal direalisasikan.

24) Atau, kedua, pemerintahan skg ini memang tak becus menyusun rencana pembangunan, sehingga apa yg menjadi visi dan misi mereka, dalam hal ini Nawacita, tak sanggup mereka turunkan dalam wujud rencana kerja konkret pemerintah, yaitu menjadi RPJMN.

25) Makanya kita kemudian melihat adanya ketidaksinkronan antara apa yg dulu dijadikan jargon saat kampanye, dgn apa yg diklaim sbg keberhasilan. Misalnya, dulu jargonnya "Revolusi Mental”, tapi kemudian yg dibangun scara jor-joran justru adlh jalan tol, atau infrastruktur fisik.

26) Dari 9 poin gagasan Nawacita, sy menilai sebagian besarnya gagal. Sy hanya memberikan nilai positif pada poin pembangunan daerah perbatasan. Itupun sebatas gedung yg kelihatan megah tapi tak berisi. Jadi Nawacita menurut sy tak berhasil alias gagal

27) Begitu juga dgn janji mewujudkan kemandirian ekonomi. Bagaimana bisa kita mandiri, jika yg diutamakan ekonomi impor? Kita impor beras saat petani kita sedang panen, kita impor gula saat stok gula nasional berlebih, lalu mau mandiri dari mana?

28) Apalagi janji Reforma Agraria 9 juta hektare, dalam empat tahun terakhir yang terealisir saya catat hanya sekitar 700 ribu hektare saja. Senjang sekali antara apa yg dijanjikan dengan apa yg bisa direalisasikan.

29) Hal yg sama terjadi pd poin meningkatkan daya saing di pasar internasional. Rekor defisit neraca perdagangan yg tembus US$8,57 miliar sepanjang 2018 lalu, yg merupakan rekor defisit terbesar sepanjang sejarah kita, bukti nyata pemerintah gagal mengangkat daya saing nasional.

30) Kita hanya menjadi bangsa pengimpor saja saat ini. Kesimpulannya Nawacita sekedar jargon yg tidak benar-benar diperjuangkan dan gagal direalisasikan. Pemerintah tak bisa menerjemahkan gagasan-gagasan itu ke dalam kerja-kerja nyata.

Baca: Marc Marquez Kenang Kecelakaan Tragisnya Tahun 2014, Marquez Janji 2019 Akan Begini

31) Tak heran, dalam kampanye untuk Pilpres 2019 ini, kubu petahana tak lagi menyebut dan mengkampanyekan Nawacita. Coba baca dokumen visi dan misi @jokowi yg baru, hanya dua kali istilah Nawacita disebut. Itupun hanya di bagian pembukaan.

32) Sebuah agenda yg gagal memang akan jadi beban jika dikampanyekan ulang. Orang justru akan diingatkan kepada kegagalan agenda tersebut.

33) Sayang, kita tdk punya forum kenegaraan khusus di mana kita bisa mengevaluasi kinerja pemerintah dalam rentang lima tahunan. Sehingga, Nawacita hanya jadi jargon, minus pertanggungjawaban," tulis Fadli Zon.

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved