Cap Tikus 1978 Kurangi Peredaran yang Ilegal

Kadisperindag Sulut Jenny Karouw menilai adanya produk Cap Tikus 1978 dengan sendirinya mengurangi peredaran cap tikus ilegal di warung-warung.

Cap Tikus 1978 Kurangi Peredaran yang Ilegal
Tribunmanado
Cap Tikus 1978 

TRIBUN MANADO. CO. ID -Kadisperindag Sulut Jenny Karouw menilai adanya produk Cap Tikus 1978 dengan sendirinya mengurangi  peredaran cap tikus ilegal di warung-warung.

"Jadi para petani akan menjual cap tikus ke perusahaan, bukan ke warung dan ini mengurangi distribusi cap tikus ilegal, " kata dia kepada wartawan akhir pekan lalu.

Baca: Kadisperindag Sulut: Izin Cap Tikus 1978 Lengkap

Warga menuangkan minuman cap tikus ke gelas. Tampak captikus dengan campuran reptil.
Warga menuangkan minuman cap tikus ke gelas. Tampak captikus dengan campuran reptil. (TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW)

Menurut Karouw, kapasitas produksi PT Jobubu bisa mencapai jutaan liter per tahun. Untuk itu, perusahaan sangat membutuhkan suplai cap tikus dari para petani.

“Jadi kalau semua cap tikus masuk perusahaan, tidak ada lagi cap tikus yang dijual bebas, karena nantinya, Cap Tikus 1978 hanya bisa dijual di di tempat yang memiliki surat ijin usaha perdagangan minuman beralkohol (SIUP MB) serta hotel bintang lima," beber dia.

Baca: Bupati Minsel Akan Launching Cap Tikus 1978 di 4 Kota Besar

Dikatakan Jenny, pihaknya bersama sejumlah pemerintah kabupaten atau kota dalam pertemuan lalu telah menyamakan persepsi untuk membatasi penjualan cap tikus ilegal.  "Tak ada lagi cap tikus yang dijual dalam air mineral kemasan, " kata dia. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved