Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Bolsel Segera Bangun Pasar Baru di Desa Mayambaga dan Sakti

Pembangunan kedua pasar tersebut dibebankan pada Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3 miliar.

Penulis: | Editor: maximus conterius
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Anggota Polsek Bolaang Uki berjaga di Pasar Saguo 

Liputan Wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Dua pasar tradisional baru akan dibangun di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan pada tahun ini.

Pasar tersebut akan berdiri di Desa Mayambaga dan Desa Sakti.

Dua proyek pembangunan dua pasar tersebut dalam waktu dekat akan tayang di Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Kepala Dinas Perdagangan dan Kooperasi (Disperindagkop) Amstrong Apollo, Kamis (24/1/2019), mengatakan, dokumen perencanaan untuk dua pasar tersebut hampir rampung.

Baca: Harga Kopra Anjlok, Disperindagkop Bolsel Dorong UKM Kelola Limbah Kelapa

Baca: Adriana Dondokambey Upayakan Fasilitas Pasar Tradisional Direvitalisasi

Kata dia, targetnya pekan depan sudah masuk ULP dan akan dilelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Adapun pembangunan kedua pasar tersebut dibebankan pada Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3 miliar.

"Jadi, masing-masing kegiatan anggarannya sekira satu koma lima miliar. Setiap pasar akan dibangun dua los, kita menyesuaikan dengan anggaran. Jika memungkinkan, akan dibangun fasilitas lainnya, khususnya WC," kata Amstrong.

Dia mengatakan, pembangun pasar tradisional tersebut merupakan komitmen pemerintah kabupaten dalam meningkatkan ekonomi rakyat.

"Pemerintah memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam aktivitas perdagangan sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Semoga apa yang sudah direncakan bisa terealisasi sesuai target," jelasnya.

Baca: Amstrong Yakin Bolsel Jadi Kabupaten Inovatif Industri Briket

Baca: Tiga Pasar di Boltim Belum Dipungut Retribusi

Selain pembangunan pasar tradisional, katanya, ada juga pengadaan mobil metrologi dengan anggaran Rp 1,5 miliar.

"Pengadaannya juga akan dilelang bersama proyek pembangunan dua pasar tradisional," kata dia.

Mobil tersebut dilengkapi alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP) untuk semua janis dagangan.

"Hal ini untuk menjamin tidak adanya kecurangan timbangan sehingga konsumen tidak dirugikan. Untuk mengoperasikan mobil tersebut, kami mengirim tenaga ahli mengikuti training di kementerian selama tiga bulan," jelasnya.

BERITA POPULER:

Baca: Ahok bebas, Jika BTP Benar-benar Menikah Bulan Depan, Fifi Lety Bakal Lakukan Ini

Baca: Panji Petualang Pertanyakan Kematian Buaya Pemakan Deasy Tuwo Secara Mendadak

Baca: Begini Kondisi Pembakar 2 Rumah di Kelurahan Wanea, Kapolsek Sempat Terkejut!

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved