Bocah 4 Tahun Korban DBD, Wakil Wali Kota Manado Melayat ke Rumah Duka
Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian mengatakan, pihaknya sudah mengirim surat edaran ke semua rumah sakit untuk tidak menolak pasien DBD.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: maximus conterius
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Wali Kota Manado Mor D Bastiaan melayat ke rumah duka korban virus demam berdarah dengue (DBD) di Kelurahan Teling Bawah, Wenang, Kamis (24/1/2019).
Korban bernama Priscila Padang (4), berusia 4 tahun.
Priscila sempat dikabarkan ditolak sebuah rumah sakit namun belakangan kabar itu dibantah ibunya.
Feibe, ibu Priscila, malah berterima kasih pada dokter yang merawat anaknya.
Baca: Demam Berdarah Membunuh 74 Orang: 5 Tahun Terakhir 6.130 Kasus DBD
Baca: Cara Mencegah Demam Berdarah, Perhatikan Benda-benda Ini di Rumah yang Sering Jadi Sarang Nyamuk
Saat hadir di rumah duka, Wawali Mor menguatkan keluarga.
"Pemkot Manado turut merasakan dukacita yang dialami keluarga, sungguh saya merasa sangat berduka," kata dia.
Pada kesempatan itu, Mor mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Wawali juga meminta rumah sakit di Manado untuk tidak menolak atau mempersulit penderita demam berdarah.
BERITA POPULER:
Baca: Ahok bebas, Jika BTP Benar-benar Menikah Bulan Depan, Fifi Lety Bakal Lakukan Ini
Baca: Panji Petualang Pertanyakan Kematian Buaya Pemakan Deasy Tuwo Secara Mendadak
Baca: Ahok Bebas Murni, Guntur Romli Sebut Buni Yani Harus Segera Dijebloskan ke Penjara
"Jangan tolak atau pulangkan mereka jika tak punya uang, " kata dia.
Menurut Mor, pihaknya sudah mengirim surat edaran ke semua rumah sakit untuk tidak menolak pasien DBD.
Ia meminta masyarakat untuk melapor bilamana ada rumah sakit yang menolak pasien DBD. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mor-bastiaan-jenguk-pasien-dbd.jpg)