Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Malaysia: Tak Boleh Ada Kegiatan yang Diikuti Orang Israel di Sini!

Malaysia melarang keterlibatan semua orang Israel dalam kegiatan di negara itu terkait isu Palestina.

ist
Bendera Malaysia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Malaysia menyatakan penolakannya kepada semua warga Israel yang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan di negara itu.

Warta Reuters yang dikutip Voice of America, Kamis (17/1/2019), menyebut, sebelumnya Malaysia telah melarang atlet asal Israel berlaga dalam kejuaraan World Para Swimming, Juli mendatang.

Menteri Luar Negeri Saifuddin Abdullah, Rabu (16/1/2019), mengungkapkan bahwa pemerintah Malaysia memutuskan untuk menerapkan larangan tersebut pekan lalu.

Negara dengan penduduk mayoritas Muslim tersebut selama ini memang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Baca: Mohamed Salah Akan Angkat Kaki Bila Liverpool Jadi Rekrut Pemain Israel Ini, Benarkah?

Baca: Deretan Fakta Menarik Tentang Orang Israel: Mencium Orang Asing di Pipi hingga Suka Membaca

Malaysia juga mendukung solusi dua negara sebagai penyelesaian konflik Israel-Palestina.

“Bahkan jika kami jadi tuan rumah acara, mereka (orang Israel) tidak diperbolehkan masuk (ke Malaysia),” kata Saifuddin Abdullah dalam rekaman konferensi pers yang didengar oleh kantor berita Reuters.

Perenang dari sekitar 70 negara siap berlaga dalam World Para Swimming, kejuaraan yang dianggap penting jelang Tokyo Paralympics tahun depan.

Komite Paralimpik Internasional dalam pernyataan tertulisnya mengungkapkan “kekecewaan terhadap keputusan pemerintah Malaysia.”

Baca: Australia Dikecam Palestina Terkait Status Yerusalem Barat

Baca: Jihad Palestina Menyetujui Gencatan Senjata dengan Israel

“Kejuaraan dunia harusnya terbuka untuk semua negara dan atlet.”

Malaysia dan Palestina

Sebelumnya atlet-atlet Israel dilarang berkompetisi oleh negara-negara yang tidak mengakui Israel.

Mereka kadang berlaga tanpa simbol nasional, misalnya dengan hanya menggunakan bendera federasi yang menyelenggarakan kompetisi.

Pada 2016, atlet judo Mesir, Islam El-Shehaby dikeluarkan dari Olimpiade Rio setelah menolak bersalaman dengan atlet Israel, Or Sasson sesudah pertandingan keduanya.

Ribuan orang di Malaysia dan Indonesia berunjuk rasa Desember 2017 lalu menyusul keputusan Washington yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

BERITA POPULER:

Baca: Kisah Ibu Muda jadi PSK di TKB Manado: Berawal Balas Dendam Suami Selingkuh hingga Ingin Tobat

Baca: Kisah 7 PSK di Manado dan Bitung: Biayai Pacar, Hidupi Suami hingga Balas Dendam

Baca: Gadis 13 Tahun Asal Manado Dijual Pacarnya di Prostitusi Online, Sekali Layani Tamu Rp 1 Juta

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved