Respons Mahfud MD hingga Fadli Zon Soal Kasus Bahar Bin Smith

Respons Mahfud MD hingga Fadli Zon Soal Kasus Bahar Bin Smith, ada yang Sebut Kriminalisasi Ulama.

Respons Mahfud MD hingga Fadli Zon Soal Kasus Bahar Bin Smith
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Habib Bahar bin Smith tiba di gedung Bareskrim Polri Jakarta, Kamis (6/12/2018) 

Menurut Jokowi, yang dimaksudkan dengan kriminalisasi adalah jika ada seseorang yang tidak melakukan tindak pidana namun justru digolongkan sebagai tindak pidana.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut, jika ada kasus pidana, kepolisian memang harus mengusutnya.

Namun jika dirasa ada kriminalisasi, Jokowi meminta agar masyarakat melapor padanya.

Ia juga menyebut, jika tindak pidana sudah ditangani oleh pihak kepolisian, maka dirinya tak bisa mengintervensi proses hukum.

"Mesti polisi bertindak kalau ada kasus hukum, seperti itu,"

"Kalau enggak ada kasus lalu dibawa ke hukum, ngomong saya. Kalau ada kasus hukum, ya saya sulit," tambahnya.

4. Fahri Hamzah

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga memberikan komentar mengenai kasus penahanan yang sedang dialami Habib Bahar bin Smith.

Komentar tersebut diunggah di akun Twitter @Fahrihamzah pada Rabu (19/12/2018).

Ia menanggapi juga terkait presiden yang ikut berkomentar dengan kasus yang kini tengah dialami Bahar bin Smith.

"Pantas aja kalau orang bilang, “presiden kemana aja selama ini?”

Mengomentari kasus #HabibBahar ini membuat presiden turun kelas jauh. Jauh sekali.

Dari kelas berat ke kelas layang2 (emoji).

Aneh memang, PENASEHAT presiden selalu salah bisikan, ini termasuk bisikan sesat," cuit Fahri.

Dipostingan lainnya, Fahri Hamzah juga menghubungkan dengan Habib Rizieq Shihab.

"Sementara presiden @jokowi mengirim utusan mondar-mandir ketemu #HabibRizieq di Makkah untuk negosiasi,

lalu gagal dan malah HRS makin garang dan menguntungkan lawan,

sekarang presiden memilih lawan anak bawang. #HabibBahar ini anak baru 33 tahun.

Sekarang jadi besar."

Kronologi dan penetapan tersangka

Dilansir oleh KompasTV, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan bahwa Habib Bahar bin Smith menganiaya korban hingga tengah malam.

Irjen Pol Agung Budi Maryoto menceritakan Bahar menjemput kedua korban secara paksa dan di bawa ke suatu tempat.

Setelah itu, dua anak tersebut diminta untuk berkelahi dan dianiaya lagi hingga tengah malam.

"Yang bersangkutan menjemput secara paksa di rumah yang bersangkutan, dan di bawa ke suatu tempat, sampai di sana dilakukan penganiayaan.

Kemudian yang bersangkutan disuruh berantem dan dianiaya lagi sampai tengah malam, kemudian orangtuanya tidak terima dan mengadu ke kepolisian," ujar Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Baca: Tahun Baru 2019 - Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru Paling Inspiratif & Populer!

Bahar dilaporkan ke Polres Bogor atas dugaan secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan dan/atau melakukan kekerasan terhadap anak, dengan nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bgr tertanggal 5 Desember 2018.

Berdasar keterangan dari Azis, polisi menggunakan haknya untuk meminta Bahar tetap tinggal di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, hingga pemeriksaan selesai selama 1x24 jam.

Menurut Aziz, Bahar dicecar 34 pertanyaan oleh penyidik di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/12/2018) malam.

Kemudian, dikutip dari TribunJabar.id, kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan bahwa Habin Bahar bin Smith resmi ditahan di Mapolda Jabar sejak Selasa (18/12/2018).

"Tersangka BS ( Habib Bahar bin Smith ) resmi kami tahan di Mapolda Jawa Barat," kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/12/2018).

Atas kasus itu, Bahar bin Smith melanggar pasal 170 dan atau Pasal 351 dan atau Pasal 333 dan atau Pasal 55 ayat (1) KUH Pidana atau Pasal 80 UU no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no. 23 tahun 2002 tentng perlindungan anak. (TribunWow.com)

Yuk tonton dan subcribe channel youTube Tribun Manado di bawah ini:

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved