Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Regional

Dikabarkan tak Setuju Gelar Adat ke Jokowi, Syarwan Hamid akan Kembalikan Gelar Adat ke LAM Riau

Syarwan Hamid akan dikawal ratusan orang saat mengembalikan gelar adat Melayu ke Lembaga Ada Melayu (LAM) Riau.

Editor: Aldi Ponge
berita.plasa.msn.com
Syarwan Hamid 

Walau ia berjuang mendapatkan itu dengan berbagai prestasinya saat menjabat sebagai Mendagri, namun Syarwan Hamid berteguh hati akan menanggalkan atau mengembalikan gelar adat Melayu Riau yang diberikan kepada oleh LAM Riau.

Gelar adat Melayu Riau yang diberikan kepada Syarwan Hamid oleh LAM Riau itu adalah Datuk Lela Seri Negara.

Sebuah gelar adat Melayu yang dulu diberikan pada Syarwan Hamid karena berjasa untuk kemajuan Riau dan memiliki prestasi besar sebagai putra Riau.

Syarwan Hamid diberi gelar adat "Datuk Lela Seri Negara" sebagai bentuk penghargaan pada dirinya yang merupakan putra terbaik Riau dan dianggap memiliki prestasi besar dalam kemajuan daerah.

Tidak mudah bagi Syarwan Hamid mendapatkan gelar itu. 

Banyak perjuangan yang harus dilalui termasuk memekarkan 7 kabupaten di Riau menjadi 12 kabupaten seperti saat ini.

"Saya berjuang mendapatkan gelar adat tersebut tidak mudah. Banyak perjuangan di situ, salah satunya adalah memekarkan 7 kabupaten menjadi 12 kabupaten di Riau," ungkapnya.

Namun, minggu ini, gelar tersebut akan dikembalikannya pada LAM. 

Syarwan Hamid mengatakan, hal itu merupakan bentuk nyata dirinya dalam mempertahankan marwah Melayu Riau.

Syarwan Hamid mendapatkan gelar adat Datuk Lela Seri Negara dari LAM Riau, 26 November 2000 lalu.

Gelar adat yang sudah disandangnya selama lebih kurang 18 tahun akan ditanggalkan dan akan diserahkan kembali ke LAM Riau menyusul protes yang dirinya sampaikan ke LAM Riau atas pemberian gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Presiden RI ketujuh, Joko Widodo, Sabtu (15/12/2018) kemarin.

Ketua Harian Laskar Melayu Bersatu (LMB) Syafrudin Sa'an mengatakan Ketua Umum LMB Syarwan Hamid Tetap komit pada pendirian mengembalikan gelar adat pada Lembaga Adat Melayu (LAM).

Hal ini disebabkan pemberian gelar adat yang diberikan LAM kepada Presiden RI Joko Widodo Sabtu (15/12) lalu.

"Pak Syarwan tetap akan kembalikan, Pak Syarwan itu komit mengembalikan, kami jadwalkan acara pengembalian Rabu (19/12/2018) di LAM, "ujar Syafruddin Sa'an kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (17/12).

Syafrudin Sa'an juga menambahkan sebelum pengembalian gelar tersebut, Syarwan Hamid mengagendakan pertemuan dengan sejumlah tokoh melayu lainnya di Riau.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved