Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk dengan Mudah

Digigit nyamuk jelas menyebalkan. Selain gatal, hasil gigitan sering berbekas di kulit.

Editor:
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Digigit nyamuk jelas menyebalkan. Selain gatal, hasil gigitan sering berbekas di kulit.

Oleh karena itu, penting sekali untuk paham cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

 Saat menggigit, nyamuk mengeluarkan air liur dari dalam moncongnya.

Air liur itu berguna untuk menjaga agar darah tidak cepat menggumpal. Ini akan memudahkannya untuk mengisap darah yang bakal menjadi nutrisi bagi calon anak-anak nyamuk.

Perlu diketahui, hanya nyamuk betina yang suka menggigit.

Akan tetapi, air liur nyamuk mengandung enzim dan protein yang dianggap sebagai zat asing oleh tubuh. Inilah yang membuat tubuh mengaktifkan sistem pertahanan alami.

Tubuh akan memproduksi histamin dalam jumlah banyak dalam upaya memeranginya.

Kadar histamin yang tinggi akan membuat aliran darah dan jumlah sel darah putih di sekitar area yang digigit nyamuk meningkat.

Hal ini memicu peradangan dan pembengkakan kulit yang terlihat sebagai bentol.

Bentol atau bintik merah ini yang terasa gatal. Ini mengundang kita untuk menggaruknya.

Tanpa sadar, menggaruk bekas gigitan nyamuk semakin membuat rasa gatal terasa. Hal ini yang membuat kulit teriritasi sehingga meninggalkan bekas.

Bagi yang peduli terhadap penampilan, bekas gigitan nyamuk akan terasa mengganggu. Namun, jangan khawatir ada cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

Cara-cara tersebut sangat mudah sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved