Tiap Tahun Dianggarkan, BBI Belum Beroperasi, Erna: Total Capai Rp 6,6 Miliar
Pembangunan Balai Budidaya Ikan (BBI) di Bukaka, lima tahun dianggaran capai Rp 6,6 miliar.
Penulis: | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pembangunan Balai Budidaya Ikan (BBI) di Bukaka, lima tahun dianggaran capai Rp 6,6 miliar.
Pengangaran BB1 telah dimulai tahap pertama 2014 Rp 880 juta, kedua 2015 Rp691 juta rupiah, ketiga 2016 Rp2,2 miliar, keempat Rp1,3 miliar dan kelima 2018 Rp 540 juta.
Pantauan tribunmanado.co.id, Kamis (22/11/2018), bak pembibitan di BBI terlihat kosong dan sembrawut. Rumah budidaya nampak tidak terawat lagi.

Baca: Manado Catholic Choir Persembahkan Annual Concert 8 Desember 2018
Menurut Kepala Dinas Perikanan, Erna Mokodongan mengatakan, tahun ini ada pembangunan pagar Rp 540 juta rupiah. Jadi kondisi BBI masih kotor dan belum dibersihkan.
Baca: Kondisi Jembatan Pintadia Memprihatinkan
"Kami usahakan tahun ini, bibit ikan akan didistribusikan kepada petani ikan di Modayag dan Bukaka," ujar Erna Mokodongan.
Baca: Pengurusan IMB di Boltim Minim, Isnandi: Baru Satu Orang Ajukan IMB
Kata dia, kemungkinan tahun depan BBI akan beroperasi, sehingga bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).
Baca: Rizki Sebut Pembangunan Pariwisata di Boltim Kurang Dukungan Pemkab
Kepala Bidang Pengelolaan Pembudidayaan Ikan, Emie Sulhajie Mokoginta mengatakan, stok di BBI Bukaka sebanyak 10.000 ekor ikan nila. Ikan hias 160 ekor.
"Rencana bibit ikan ini, akan dibagi ke petani ikan untuk dibudidaya kembali," ujar Emie Sulhajie. (Ven).