RBMS Raih Rp 299 Miliar dari Rights Issue
PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) mencari tambahan modal untuk ekspansi. Perusahaan real estate dan kontraktor
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Selain ditunjang oleh bidang usaha yang telah ada, yaitu penyewaan menara telekomunikasi dan jaringan transmisi, tahun ini perusahaan menargetkan sumber pendapatan baru dari bisnis broadband fiber optic. Menurut Lily, kontribusi fiber optic tahun ini belum signifikan karena baru berjalan di tahun pertama.
Tahun depan, targetnya kontribusi bisnis broadband fiber optic mencapai 20%. "Tapi tiga hingga empat tahun ke depan diharapkan melampaui bisnis menara telekomunikasi yang ada," imbuh Lily. Tahun depan, perusahaan ini telah menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) Rp 1 triliun.
Anggaran tersebut lebih tinggi dari capex tahun ini, Rp 800 miliar. Dana tersebut untuk membangun 800-1.000 menara. Belanja modal tahun depan juga akan digunakan menambah menara. Senin (15/10) harga saham BALI naik 0,59% ke Rp 1.700 per saham.
(Krisantus de Rosari Binsasi/Yoliawan Hariana/Dityasa Hanin Forddanta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/saham_20180827_000338.jpg)