Pemilik Rumah Makan di Manado Mengaku tak Tau Larangan Penggunaan Elpiji 3 Kilogram

Tim gabungan kembali menemukan menemukan puluhan tabung elpiji 3 kilogram di sebuah rumah makan di Jalan Walanda Maramis, Jumat (12/10/2018).

Pemilik Rumah Makan di Manado Mengaku tak Tau Larangan Penggunaan Elpiji 3 Kilogram
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Penertiban yang dilalukan tim gabungan di rumah makan di jalan walanda maramis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim gabungan kembali menemukan menemukan puluhan tabung elpiji 3 kilogram di sebuah rumah makan di Jalan Walanda Maramis, Jumat (12/10/2018).

Sebelumnya, tim telah menyita 40 tabung melon berwarna hijau tersebut dari rumah makan di Jalan Sudirman Manado.

Tim gabungan terdiri dari Pertamina Manado, pemerintah Provinsi Sulut dan Kota Manado melakukan penertiban bahan bakar gas bersubsidi

Baca: Cerita Stenly Tatoy, Nelayan Hanyut 80 Hari di Laut, Begini Caranya Bertahan Hidup di Laut

Operasi penertiban yang dilakukan tim gabungan, membawa pertemuan antara pemilik tempat makan dengan tim terkait yang di koordinir Karo Administrasi Ekonomi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Sulawesi Utara Frangky Manumpil, Sales Executive LPG Pertamina Area Manado Parama Ramadha dan Kabag perekonomian pemkot Manado Jimmy Rotinsulu SE.

"Saya tidak tau kalau restoran tidak bisa memakai gas bersubsidi karena saya balak-balik Amerika jadi tidak tau," kata Hilda pemilik rumah makan Fresh Kanaka.

Hilda yang diwawancara wartawan diselai-sela pelaksanaan sidak, juga tidak tau  berapa banyak penggunaan tabung bersubsidi di rumah makannya setiap hari.

Kata Hilda, yang mengetahui itu adalah orang kerjanya.

Baca: 7 Fakta di Balik Istri Siram Suami Pakai Minyak Panas, Alasan Pelaku hingga Pesan Terakhir Korban

Pihak rumah makan diberi penjelasan oleh tim gabungan, bahwa tabung gas bersubsidi yang mereka sidak akan ditukarkan dengan tabung non subsidi bright gas 5.5 kg.

"Jadi dua tabung gas bersubsidi 3 kg ditukar 1 tabung 5.5 kg dengan tambahan rp 50 ribu. Sebenarnya rp 100 ribu tapi karena dalam rangka penertiban hanya rp 50 ribu," terang Parama.

Hilda akhirnya tau kalau restoran sudah tidak bisa lagi memakai gas bersubsidi, dia menyambut baik pertukaran tabung yang dilakukan tim sidak.

Halaman
1234
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved