Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cerita Stenly Tatoy, Nelayan Hanyut 80 Hari di Laut, Begini Caranya Bertahan Hidup di Laut

Stenly Tatoy yang sedang melakukan video call dengan sang adik Herdi Tatoy di Restaurant Jumbo tempat Herdi bekerja.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Stenly Tatoy 

"Ada dua teman kerja Amelia di resort yang berasal dari Indonesia, juga ada beberapa keluarga asal Indonesia yang membantu," kata dia.

Sebut Herdi, seorang keluarga asal Indonesia membantu dengan memberikan beras.

Menurut Herdi, sang kakak kini berada di salah satu rumah.

Baca: Istri Penyiram Suami Pakai Minyak Panas hingga Tewas Ditangkap Polresta Manado

Ia sempat dirawat selama empat hari di rumah sakit.

"Ia hilang sejak 16 Juli dan ditemukan pada 5 Oktober lalu, jadi sudah 80 hari dia hilang," kata dia.

Herdi belum mengetahui detail kisah penyelamatan kakaknya.

Namun ia menduga sang kakak diselamatkan oleh kapal ikan. 

Stenly Tatoy melakukan video call dan Stenly Tatoy saat di RS di Jepang
Stenly Tatoy melakukan video call dan Stenly Tatoy saat di RS di Jepang ()

Ingin Segera Pulang

Stenly Tatoy melakukan video call dengan keluarganya pada Kamis (11/10/2018.

 "Saya ingin pulang, bawa saya ke rumah, saya rindu kalian semua," kata Stenly Tatoy (37) dari Jepang

"Ia katakan itu dengan nada lirih, airmatanya menetes," kata Alfonsius Tatoy, ayah Stenly 
kepada Tribun Manado.

Bebernya, Stenly mengatakan dirinya sudah sehat.

Dikatakan Alfonsius, Stenly tampak sangat kurus.

"Badannya dulu berisi kini sangat kurus," kata dia.

Baca: Inilah 4 Olahraga bagi Mereka yang Punya Napas Pendek

Menurut Alfonsius, video call tersebut menggunakan ponsel milik Amelia,wanita asal Indonesia di Pulau Yap yang pertama menemukan Stenly.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved