Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Proyeksi IHSG: Sentimen Negatif Rupiah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound meski pasar diwarnai sentimen kenaikan suku bunga The Federal Reserve.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
afp
IHSG 

Anak usaha DILD, PT Taman Harapan Indah (THI), memperoleh izin pelaksanaan reklamasi di Pulau H pada 2015. Untungnya, perusahaan ini belum sempat mengutak-atik pulau tersebut.

Archied menyebut, perusahaan baru sekadar mengeluarkan biaya untuk perizinan dan desain. "Itu minor, kami belum jualan apa-apa," imbuh dia. Meski potensi kerugian kecil, namun manajemen belum bersedia merinci berapa potensi pendapatan yang hilang.

Pulau H punya luas 63 hektar (ha). Manajemen DILD sebelumnya pernah mengungkapkan, harga kavling di situ mencapai Rp 35 juta per meter persegi (m2). Menilik dari situ, artinya DILD setidaknya kehilangan kesempatan menjual lahan kavling, dengan potensi pendapatan mencapai triliunan rupiah.

Begitu pula PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN). Perusahaan ini bahkan sudah mengembangkan beberapa pulau melalui sejumlah anak usaha. Salah satunya Pulau G.
Bahkan, aset APLN di pulau ini mencapai Rp 2,45 triliun. Beruntung, Pulau G merupakan salah satu pulau yang tidak dihentikan bersama tiga pulau lainnya, yakni C, D, dan N.

Tapi, tidak dengan pulau I dan F yang dihentikan proyeknya. Berdasarkan laporan keuangan APLN semester I 2018, aset di kedua pulau itu masing-masing Rp 491,27 miliar dan Rp 345,06 miliar.

Justini Omas, Sekretaris Perusahaan APLN, belum bisa memberikan komentar soal penghentian tersebut. "Kami masih menunggu dan perlu mempelajari surat dan pemberitahuan resmi dari pemprov," elak dia. (Dityasa Hanin Forddanta/Anna Maria Anggita Risang/Disa Ayulia Agatha)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved