7 Jenis Serangga Ini Jadi Makanan Populer dan Ekstrem di Beberapa Negara, Jangkrik hingga Tawon!
Krisis pangan memaksa masyarakat global untuk beralih ke sumber makanan baru untuk mengatasi kelaparan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Krisis pangan memaksa masyarakat global untuk beralih ke sumber makanan baru untuk mengatasi kelaparan.
Tak dipungkiri, membludaknya populasi manusia di dunia serta semakin menyempitnya lahan pertanian dapat berkontribusi pada krisis pangan.
Di sejumlah negara, serangga memang telah menjadi kuliner umum yang dianggap lezat.
Namun, bagi yang belum terbiasa, tentu serangga menjadi tantangan tersendiri untuk dicicipi.
Kali ini, TribunTravel.com telah merangkum tujuh jenis serangga yang dijadikan makanan populer nan ekstrem di beberapa negara di dunia.
1. Honeypot atau sarang semut
Orang-orang Aborigin di Australia suka memakan semut.
Mereka terutama mengonsumsi honeypot, semacam sarang yang berfungsi sebagai gerobak makanan untuk semut.
2. Nsenene
Nsenene memiliki citarasa seperti campuran ayam dan udang.
Belalang Afrika ini biasanya jadi hidangan utama bagi masyarakat di Uganda.
3. Agave Worms
Agave worms adalah sejenis cacing yang dapat ditemukan di botol tequila atau mezcal.
Larva ini biasanya dibuat dalam acar dicampur dengan alkohol atau dikonsumsi sebagai hidangan mandiri di Meksiko.
4. Mealworm
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/lebah_20180906_083311.jpg)