Investor Kembali Serbu SUN
Lelang surat utang negara (SUN) yang berlangsung Selasa (28/8) kemarin mencetak sukses besar. Berdasarkan data Direktorat Jenderal
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
"Kemungkinan pemerintah akan mengejar sebagian targetnya melalui penerbitan surat utang lewat private placement," tutur Made.
Tekan Kerugian, Wintermar Bidik Kontrak Hulu Migas
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) masih berharap bisa menghapus kerugian usaha pada tahun ini. Untuk menambal kerugian tersebut, perusahaan ini menargetkan bisa memperoleh dua kontrak baru hingga akhir tahun nanti.
Mengutip laporan keuangan perusahaan, rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk di semester I 2017 tercatat sebesar US$ 8,65 juta dan turun menjadi US$ 4,41 juta pada semester I 2018.
Donny Indrasworo, Commercial & Business Development Director PT Wintermar Offshore Marine Tbk mengatakan, setidaknya perseroan ini bisa memperoleh dua kontrak anyar di sektor hulu minyak dan gas (migas) hingga akhir tahun nanti.
"Jika melihat kondisi permintaan dan kapasitas masih sangat memungkinkan untuk memperoleh dua kontrak baru," kata dia kepada KONTAN, Selasa (28/8).
Menurut Donny, kontrak baru tersebut merupakan kontrak kerjasama dengan perusahan multinasional. Mengenai nilai kontrak dan dari perusahaan mana, Donny enggan buka-bukaan. Cuma, dengan tambahan kontrak baru diharapkan utilisasi kapal naik menjadi 70%-75%.
Hingga Juli 2018, WINS mengantongi kontrak US$ 77 juta. Ada beberapa kontrak anyar dan perpanjangan kontrak untuk satu sampai dua tahun ke depan yang telah terealisasi di Juli lalu.
"Akhir Juni, kontrak masih US$ 69 juta dan akhir Juli ada penambahan dari kontrak baru khususnya untuk sektor hulu migas yang kian mengalami peningkatan. Jadi sekarang nilai kontrak yang kami pegang itu sekitar US$ 77," ujarnya.
Donny memproyeksikan, pada semester kedua tahun ini WINS bisa mengantongi kontrak minimal sama dengan semester I. Alasannya, ada beberapa kontrak yang belum terealisasi pada enam bulan pertama tahun ini.
"Di semester I 2018, ada beberapa kontrak yang ditunda dan rencananya akan terealisasi pada semester II, yang dimulai dari kuartal III hingga kuartal IV," ungkapnya.
Tidak hanya itu, pada semester II 2018 juga terdapat perpanjangan kontrak yang tentunya berkontribusi bagi pendapatan perusahaan. "Untuk target nilai kontraknya saya tidak bisa bagikan. Hanya saja, kami berharap bisa lebih baik," tukas Donny.
Bisnis Oke, MSIN Revisi Target Pendapatan
Bisnis PT MNC Studios International Tbk (MSIN) tahun ini terbilang moncer. Tak heran, perusahaan rumah produksi milik MNC ini berani menaikkan target kinerja tahun ini.
MSIN mencatatkan pendapatan sebesar Rp 739,51 miliar sepanjang semester I-2018. Jumlah tersebut naik 45% dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 510,5 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/saham_20180827_000338.jpg)