Sabtu, 13 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terus Dikerjai CIA, Semangat Revolusi Fidel Castro Terus Membara

Tulisan pemimpin tertinggi Kuba yang sejak umur 19 tahun sudah ikut "revolusi" ini sebagai jawaban atas deklarasi Uni Pemuda Komunis Kuba

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
AP Photo/BBC
Pemimpin Kuba Fidel Castro menerima Presiden Indonesia Ir Sukarno di ibu kota Havana. 

Sebagai "legenda hidup", Fidel Castro yang lerampil menghipnosis orang dengan pidatonya ini disebut-sebut sebagai "diktator tunggal" di dunia. setelah meninggalnya Joseph Tito, Kim Il-sung, Deng Xiaoping, Juan Peron, dan Nikita Krushchev.

Bahkan bagi pengamat tertentu, Castro yang dianggap “Robin Hood" karena suka bagi-bagi tanah buat rakyatnya, juga ditafsir sebagai jelmaan hidup dari Napoleon, Hitler, dan Stalin.

Suka tidak suka, Castro memang sosok revolusioner yang patriotik banget dalam membela martabat dan harkat bangsanya di hadapan panggung negara adikuasa. "Aku lahir dalam sebuah gerilya," kata anak ketiga dari enam putra-putri pasangan Angel Castro y Argis dan Lina Ruz Gonzalez ini.

Sebagai anak orang kaya, Castro melewati masa sekolahnya dengan mulus, serta tumbuh dan berkembang minat politiknya sebagai pemuda Kuba yang dinamis. energik, dan pintar.

Baca: 14 Fakta Venezuela, Negara yang Sedang Alami Krisis Ekonomi Terparah

Lulus sebagai doktor hukum pada usia 23 tahun (1950), ia melesat menjadi kepala negara Kuba pada 1959. Fidel muda yang kekar dan ganteng mulai menapak gelanggang politik Kuba di masa pemerintahan diktator Fulgencio Batista.

Setelah merasakan kegerahan bara politik ncgerinya, Fidel muda yang suka olahraga petualangan di alam bebas, main basket dan baseball serta lari cepat di kampus Universitas Havana, kemudian ikut aktif dalam geng-geng politik mahasiswa dan acap kali bentrok dengan petugas pemerintah.

Tahun 1947 Fidel masuk Partido Ortodoxos bentukan Eduardo Chibas yang antikorupsi dan berniat bikin  reformasi sosial, mewujudkan identitas nasional serta menciptakan independensi ekonomi Kuba yang bebas dari cengkeraman AS.

Tahun 1948, Fidel ke Bogota (Kolumbia), ikut konferensi mahasiswa Amerika Latin. Dalam pertemuan itu, Fidel menyebarkan pamflet antidominasi AS. Namun tidak lama kemudian, timbul kerusuhan "La Violencia", lalu Castro yang aktif di lapangan disangka pimpinan gerakan kerusuhan itu, sehingga dikejar-kejar.

Baca: Banyak Wanita Hamil Asal Venezuela Memilih Pergi ke Brasil, Ini Alasannya

Untung ia masuk ke kedutaan Kuba dan bisa pulang selamat. Pengalaman itu menumbuhkan semangat pemberontakan dalam dirinya.

Sekembali ke Kuba dan menikahi Mirta Diaz Balart (berasal dari keluarga kaya raya). Dr. Fidel Castro menjadi pengacara, pembela wong cilik kelas rendahan. Pada 1952, di Kuba terjadi kudeta pimpinan Jenderal Fulgencio Batista yang menggeser Presiden Carlos Prio Socarras.

Rezim Batista diakui dan mengakui AS, serta mendapat dukungan ekonomi AS. Fidel sakit hati, mulailah dia kasak-kusuk panas dan menyalakan bara dendam menjadi api revolusi terhadap Batista dan Amerika Serikat.

Fidel meninggalkan praktik hukumnya, mengajak Raul Castro bergabung lalu bersekongkol membentuk organisasi bawah tanah. Mereka mengumpulkan senjata dan amunisi, merencanakan serangan mendadak untuk merobohkan  kekuasaan Batista.

Tanggal 26 Juli 1953, Castro dan fidelismo atau pengikut fanatik Fidel, menyerbu barak Moncada, garnisun terbesar di luar Santiago de Cuba. Korban berjatuhan. Fidel Castro menyelamatkan diri dan bertahan di Pegunungan Sierra Maestra di timur Santiago.

Namun, gerombolan itu tertangkap. Fidel dan Raul terkena pengadilan. Fidel dijatuhi hukuman 15 tahun penjara di ujung tahun 1953.

Dalam pengadilan itu, Fidel sempat berpidato, "Aku peringatkan, ini hanyalah permulaan ... Aku akan diam beberapa tahun, tapi suaraku tidak akan dilumpuhkan, karena suara ini muncul dari dadaku .... Hatiku akan memberikan api .... Hukumlah aku. itu tidak masalah. Sejarah akan membebaskanku!"

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved