Berita di Bitung

Polisi Gagalkan Upaya Trafficking di Pelabuhan Bitung

Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera Bitung gagalkan upaya NT (19) Warga Tondano yang diduga melakukan perdagangan orang

Polisi Gagalkan Upaya Trafficking di Pelabuhan Bitung
Shutterstock
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera Bitung gagalkan upaya NT (19) Warga Kombi yang diduga melakukan perdagangan orang (human trafficking), Minggu (27/8/2018) dini hari.

Korbannya yaitu RM (15) warga Tondano yang masih berstatus sebagai pelajar.

Mereka berdua diamankan saat hendak hendak naik kapal menuju ke Manokwari.

Baca: Kisah Sukses Rendy Jadi Andalan Timnas - Putra Bitung Tinggalkan Sulut Bela Jatim dan Jadi Polisi

Iptu Fandy Ba'u, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samudera Bitung mengatakan awalnya korban dihubungi oleh seorang perempuan yang mengatakan bahwa ia dan tersangka akan berangkat ke Manokwari.

Korban mengatakan akan ikut, dua perempuan tersebut kemudian menjemput korban dengan menggunakan mobil.

Ketika berada dalam kendaraan tersebut korban melihat ada enam orang termasuk tersangka sudah berada di dalam mobil dan berangkat menuju Bitung.

Baca: Pengedar Tembakau Gorilla Berhasil Ditangkap Satuan Narkoba Polres Bitung di Gorontalo

Sekitar pukul 00.00 Wita mobil tersebut tiba di Pelabuhan Samudera Bitung, dan tersangka memberikan tiket kepada korban.

Setelah itu tersangka bersama korban hendak naik ke atas kapal KM Sinabung.

Melihat gerak gerik yang mencurigakan dari kedua perempuan tersebut anggota polsek KPS Bitung langsung menahan dan mengamankan tiket bersama barang milik mereka lalu membawa ke kantor polsek KPS Bitung untuk diinterogasi.

"Mereka kami amankan, termasuk barang bukti berupa tiket kapal," jelasnya.

Baca: Ratusan Truk Pengangkut Sembako Tertahan di Pelabuhan ASDP Bitung, Ini Penyebabnya

Menurut tersangka bahwa tiket ditanggung oleh pemilik kafe yang dikirimkan kepadanya sebesar Rp 500 ribu dan biaya lain ditanggungnya sebesar Rp 1,5 juta.

"Uang tersebut akan diganti oleh pemilik kafe, sedangkan uang tiket nanti akan dipotong gaji saat sudah bekerja," jelas tersangka.

Tersangka saat ini dititipkan ke Polres Bitung sembari menjalani proses penyidikan, sementara korban dikembalikan ke rumahnya.

Baca: Ini Pesan Wali Kota Bitung saat Pelantikan Pengurus Lemkari Bitung

 

Disclaimer: Artikel ini sudah mengalami perubahan di judul, mohon maaf atas kekeliruan

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved