Prospek Sektor Batubara Masih Oke
Prospek sektor batubara tahun ini tampaknya tak akan sehangat tahun lalu. Hal itu setidaknya tercermin
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang menyebut, banyak perusahaan mengimpor baja dari luar karena harganya lebih murah.
Jika kebijakan ini diterapkan, maka akan berimbas pada peningkatan biaya produksi industri baja dan logam lokal.
M. Nafan Aji, analis Binaartha Parama Sekuritas, menilai, non tariff barriers akan mempengaruhi permintaan masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri termasuk industri baja dan logam.
Sehingga, daya saing emiten baja akan tergantung pada strategi masing-masing untuk meningkatkan kualitas produk dan penjualan dengan harga jual yang masuk akal.
Di industri baja, Nafan merekomendasikan beli KRAS dengan target harga jangka panjang di Rp 755 per saham. Ia juga menyarankan beli BTON selama bertahan di atas Rp 252. (Krisantus de Rosari Binsasi/Dityasa Hanin Forddanta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/batubara_20180220_225306.jpg)