Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Entrepreneurship

Kisah Raja Pia di Manado, Dulunya Pernah Disambut Sinis Pemilik Toko

Kue pia menjadi salah satu oleh-oleh khas Manado, Sulawesi Utara, yang paling banyak diburu wisatawan.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Manarou Souvenir 

Sejumlah UMKM tumbang.

Usahanya lolos dari maut berkat keuletan serta kemampuan berinovasi.

"Kuncinya inovasi, terus memperbaiki mutu produk, kalau tidak pasti kita tergerus," kata dia.

Di masa jayanya kini, ia tak mau terjebak kemapanan.

Inovasi terus dilakukan.

Setelah pia Manado lahir, Manarou Premium Quality yakni pia dengan rasa mewah.

"Tak berhenti di pia, saya juga kembangkan ikan roa dan klapertaart," kata dia.

Ia meyakini tantangan akan terus ada.

Salah satu tantangan terberatnya adalah ekspansi sejumlah pengusaha pia Gorontalo ke Manado.

"Tapi saya yakin bisa menghadapi setiap tantangan, kuncinya hanya doa dan rajin," kata dia.

Namun kini Kenny bisa berbangga.

Usahanya dengan modal awal berjumlah Rp 50 juta kini telah beromzet berlipat ganda.

Ia bisa mencukupi kebutuhan keluarga, menghidupi belasan karyawannya serta menghidupi pula ratusan UMKM yang memasarkan produknya di usaha miliknya.

Sepenuh waktunya adalah berjuang.

Ia sadar.

Namun ia tak lupa mengucap syukur.

"Saya senang bisa hidup untuk menghidupi orang lain," kata dia. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved