Breaking News
Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Entrepreneurship

Kisah Raja Pia di Manado, Dulunya Pernah Disambut Sinis Pemilik Toko

Kue pia menjadi salah satu oleh-oleh khas Manado, Sulawesi Utara, yang paling banyak diburu wisatawan.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Manarou Souvenir 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kue pia menjadi salah satu oleh-oleh khas Manado, Sulawesi Utara, yang paling banyak diburu wisatawan.

Itu sebabnya Manarou Suvenir laris manis.

Di sana terdapat pia chiko yang legendaris itu serta pia Manado dan produk terbaru yakni Manarou Premium Quality.

Pemburu pia tak hanya wisatawan lokal, tapi juga wisatawan asing dari Prancis serta Turki.

Popularitas Manarou Souvenir bukan kisah seribu satu malam, di mana sukses diraih hanya dengan mengayunkan tongkat sihir.

Butuh usaha super keras untuk menggapai semua itu.

Owner Manarou Souvenir Kenny Christian Pinangkaan membeber perjuangan pada masa rintisan pia chiko.

Ia mewarisi perusahaan itu dari orangtuanya pada 1998.

Dari Gorontalo, usaha itu bergeser ke Manado.

Ekspansi ke Manado ini menghasilkan produk baru yakni pia Manado yang kemasannya berbeda dengan pia chiko.

"Inilah masa masa perjuangan, saya pakai cara tradisional untuk memasarkan produk, door to door ke warung serta toko, ada pemilik toko yang sinis tak mau membeli, tapi saya tak patah semangat," kata dia.

Pada tahun 2013, ia mulai membangun gerai sendiri.

Kenny membidik pasar wisata suvenir yang belum banyak dilirik kala itu.

"Saya merasakan adanya sebuah pasar yang besar, karena Manado ini Kota pariwisata, " kata dia.

Tantangan datang saat terjadi resesi ekonomi.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved