Honey Traps, Jebakan Seks 'Mata-mata' Rusia di Piala Dunia 2018
Demam Piala Dunia 2018 ternyata tak cuma diramaikan dengan kemeriahan pecinta sepak bola pada gerak lincah idola lapangan hijau.
Boneka seks
Prediksi meningkatnya aktivitas seksual selama Piala Dunia 2018 pun menyebabkan industri seksual makin bergeliat di Rusia. Tahun ini menjadi Piala Dunia pertama di mana penggemar sepak bola bisa meminta layanan boneka seks.
Sebuah rumah prostitusi di Moskow bernama The Dolls House menyediakan boneka seks, di antaranya Lolita, Sasha, Natasha, Alise, dan Isilel dengan biaya sewa sekitar 17.75 poundsterling hingga 29.50 poundsterling per jam.
"Kami benar-benar menunggu arus pengunjung selama Piala Dunia - dan kami berharap banyak klien asing, termasuk dari Inggris," ungkap pegawai di The Dolls House.
"Inilah alasan mengapa kami sekarang mendapatkan izin khusus untuk menyambut pengunjung asing. Sedangkan untuk para pemain - jika mereka diizinkan oleh pelatih dan manajer mereka, kami hanya akan menyambut mereka."
Sebelumnya, tim nasional Nigeria dilarang membawa pekerja seks kembali ke hotel mereka.
"Ya, para pemain bisa dikunjungi oleh istri dan keluarga mereka selama Piala Dunia. Setiap pemain akan memiliki ruangan untuk dirinya sendiri sehingga keluarga bisa datang pada hari-hari ketika kami tidak dalam masa persiapan pertandingan," kata Pelatih Gernot Gohr.
"Namun, saya tidak akan mengijinkan mereka memiliki gadis-gadis Rusia, tidak, tidak, tidak. Hanya kapten kami (John Obi) Mikel yang memiliki pasangan orang Rusia saja."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/honey-traps-jebakan-seks-mata-mata-rusia_20180710_094235.jpg)