Saham Batubara Masih Hot

Sentimen positif masih menyelimuti emiten produsen batubara. Sebab, harga komoditas energi ini kembali menanjak seiring tingginya

Saham Batubara Masih Hot
tribun kaltim
Alat berat memindahkan batubara ke tongkang 

Ia juga mengungkapkan beberapa emiten memiliki kontrak yang besar terkait permintaan di pasar luar, seperti ADRO, ITMG dan HRUM. Adapun PTBA menjadi favorit di pasar domestik. "ADRO menjadi perusahaan batubara terbesar di Indonesia dengan porsi ekspor yang besar ke pasar Asia dan biaya dana efisien," imbuh Aditya. Ia menilai ITMG dan HRUM juga punya keunggulan serupa.

Dia menyebutkan, investor bisa mempertimbangkan sejumlah saham batubara untuk dikoleksi, seperti PTBA, ADRO, HRUM dan ITMG.

Juli 2018, SIAP Bersiap Memproduksi Batubara

PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) memutuskan tidak membagikan dividen. Sebab, pada 2017 lalu, perusahaan ini masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 10,43 miliar.

Christian Victor Ponto, Direktur Utama Sekawan Intipratama, mengatakan, SIAP masih akan fokus melakukan pengembangan bisnis.

Ditambah lagi perusahaan ini sedang mematangkan bisnis utamanya yang baru, yakni batubara.
SIAP saat ini tengah mengerjakan proyek batubara di daerah Kalimantan Timur. "Kemungkinan di bulan Juli kami sudah bisa mulai produksi," kata Christian, Kamis (28/6).

Asal tahu saja, seharusnya produksi batubara SIAP sudah dapat berjalan pada bulan Februari lalu. Tapi kendala infrastruktur, seperti pengadaan peralatan, sulit dilakukan. Akhirnya perusahaan ini memilih menggeser produksi batubara menjadi bulan depan.

Direktur Operasional SIAP Sebastian Ja'afar mengatakan, pihaknya optimistis produksi awal batubara SIAP bisa mencapai 30.000 ton.

Selain fokus pada sektor pertambangan, SIAP juga sedang mengerjakan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulut tambang di Kalimantan Timur. PLTU tersebut memiliki kapasitas 2x100 megawatt (MW) dan dijadwalkan selesai pada 2021.

Dengan mengganti core bisnis, SIAP berharap kinerjanya di tahun ini lebih ciamik. Apalagi harga batubara sedang masuk tren bullish.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved