Kisah Miyamoto Musashi, Ahli Pedang Legendaris Jepang
Sosok Miyamoto Musashi atau Niten Doraku, merupakan filsuf, penulis, hingga ahli pedang hebat dari Jepang pada awal zaman Edo.
Awalnya, Musashi menantang kepala perguruan, Yoshioka Seijuro, yang kemudian menyepakati duel dilakukan di Rendaiji.
Saat hari pertarungan, Musashi datang terlambat yang kemudian menuai kemarahan dari Seijuro hingga dia tak bisa mengendalikan gaya berpedangnya.
Ketika mereka berhadapan, dengan mudah Musashi menghancurkan bahu kiri Seijuro yang mewariskan perguruan ke adiknya, Yoshioka Denshichiro.
Denshichiro menantang Musashi untuk balas dendam. Dia menggunakan tongkat besi. Namun, untuk kedua kalinya, Musashi datang terlambat.
Ketika Musashi melihat senjata Denshichiro, dia melucutinya, dan mengalahkannya sehingga membuat keluarga Yoshiaki marah.
Kali ini kepala baru perguruan, Yoshioka Matashichiro, melakukan manuver dengan membawa pasukan berisi ahli pedang dan pemanah.
Kali ini, Musashi datang lebih awal beberapa jam. Dia bersembunyi, dan melakukan serangan mendadak serta membunuh Matashichiro.
Musashi berusaha melarikan diri dari kepungan pengikut keluarga Yoshioka. Untuk melawan mereka, dia terpaksa menarik pedang keduanya, sehingga muncul aliran dua pedang atau niten'ichi.
Setelah meninggalkan Kyoto, beberapa dokumen menceritakan Musashi sempat berkunjung ke Hozoin di Nara. Di mana dia berduel dan belajar dari biksu setempat.
Antara 1605-1612, dia bepergian ke seluruh Jepang sebagai musha shugyo, atau samurai peziarah yang mengasah kemampuan lewat duel.
Selama berkeliling Jepang itu, Musashi telah melakukan duel sebanyak 60 kali dan tak terkalahkan menggunakan bokken atau pedang kayu.
Di 1611, Musashi mulai mempelajari seni meditasi atau zazen di kuil Myoshin-ji di mana dia bertemu Nagaoka Sado, abdi samurai bernama Hosokawa Tadaoki.
4. Duel dengan Sasaki Kojiro
Mungkin, duelnya yang paling terkenal adalah melawan Sasaki Kojiro yang dikenal sebagai "Setan dari Provinsi Barat".
Kojiro dikenal sebagai ahli nodachi, atau pedang yang bentuknya lebih panjang dari pedang samurai biasa. Saat itu, usia Musashi 30 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/miyamoto-musashi_20180614_055705.jpg)