Komisaris BRI Serahkan Bantuan Pangan Non Tunai kepada KPM di Bolmong
Komisaris Bank Rakyat Indonesia (BRI) DR Jeffry Wurangian menyerahkan langsung Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada puluhan keluarg
Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisaris Bank Rakyat Indonesia (BRI) DR Jeffry Wurangian menyerahkan langsung Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada puluhan keluarga penerima manfaat (KPM) di 3 Desa Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (29/5/2018).
Komisaris BRI bersama rombongan tiba sejak pagi di Desa Poigar dan langsung bertemu dengan masyarakat Bolmong penerima BNPT di elektronik warung yang sudah bekerjasama dengan BRI.
Kegiatan penyerahan BPNT berakhir di Desa Nonapan Kecamatan Poigar, Bolmong.
Masyarakat desa yang menerima bantuan bersama pemerintah desa yang diwakili Sangadi Nonapan Jati Potabuga menyambut kedatangan rombongan.
Sangadi Desa Nonapan Jati Potabuga menyampaikan bahwa pemerintah desa menyambut baik dan sangat bersyukur atas bantuan BPNT dari pemerintah bekerjasama dengan BRI.
"Kedatangan Bapak Komisaris BRI DR Jeffry Wurangian jadi satu kehormatan bagi masyarakat desa yang boleh dikunjungi langsung oleh bapak," ujarnya.
Pemerintah Desa bersama masyarakat memberikan apresiasi kepada Komisaris BRI dan jajaran atas program ini yang sangat membantu masyarakat.
Komisaris BRI DR Jeffry Wurangian berkata kehadiran mereka dalam kerja sekaligus silahturahmi pimpinan BRI ingin bertemu langsung dengan masyarakat Bolmong khususnya penerima bantuan.
"Kami ingin memastikan program pemerintah pusat bekerjasama dengan BRI dapat tepat sasaran kepada para penerima bantuan demi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Nantinya bantuan yang bisa diambil penerima melalui e-warung dengan saldo setiap bulan Rp 110.000 Terdapat 2 bahan yang bisa diambil dengan BPNT yakni beras dan telur.
Saat ini BRI telah siapkan bantuan kredit usaha kepada masyarakat tanpa menggunakan jaminan sampai Rp 25 juta.
"Tapi, harus memiliki usaha apapun itu baik warung, jualan kue, bengkel, dan usaha kecil lainnya," ungkap Jeffry.
Ia meminta masyarakat agar memikirkan usaha yang dapat dibuat dengan modalnya bisa diajukan ke BRI.
"Ada usaha ada jalan, jadi masyarakat harus berani memulai usaha walaupun kecil-kecilan," tuturnya.
Komisaris BRI juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar memanfaatkan fasilitas yang ada melalui program di BRI dengan memberikan modal usaha dan bunga ringan dalam setahun.
Selain itu, Komisaris juga menjelaskan dan menyerahkan secara langsung uang elektronik yang bisa digunakan membeli kebutuhan pokok atau bisa bertransaksi di retail seperti Alfamart dan Indomaret.
Santi Kolopita satu diantara KPM berkata program pemerintah pusat bersama BRI sangat bagus dan kami masyarakat merasa terbantu.
"Sebagai masyarakat tentunya berharap program seperti ini akan terus berjalan dan berterima kasih atas batuan yang telah diberikan," tutupnya.
Ganjar Wisnu Nugroho Kacab BRI Kotamobagu menambahkan, penyaluran BPNT Kabupaten Bolmong masuk tahap kelima Nasional. Kantor Cabang BRI Kotamobagu jadi bank penyalur.
"Jaringan BriLink di Bolmong ada 398 agen dan setiap penerima mendapat Rp 110 ribu dimana pembelanjaan hanya beras atau telur," jelasnya.
Turut hadir Horasman Nahambun Wakil Pemimpin Wilayah BRI Manado, Kepala Cabang BRI Kotamobagu Ganjar Wisnu Nugroho, Amatus Kabag Logistik dan Umum Kanwil BRI Manado,
Pimpinan BRI lainnya.
Desa Gogaluman di Kios Anisa terdapat 85 KPM dan Kios Siska Mokodongan terdapat 65 KPM.
Total KPM di Kabupaten Bolaang Mongondow mencapai 17.027. (Kel)