Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bulog Tawari Daging Kerbau Beku India, Pedagang Sapi Sulut Menolak

Bulog mencoba menekan harga daging sapi dengan menawarkan daging sapi beku India yang harganya lebih murah

Penulis: Ryo_Noor | Editor:
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Ketua Asosiasi Pedagang Pemotong Sapi Sulut, Okte Muhammad 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Daging sapi merupakan komoditas pangan yang gejolak harganya paling dikhawatirkan jelang hari Raya Idul Fitri.

Bulog mencoba menekan harga daging sapi dengan menawarkan daging sapi beku India yang harganya lebih murah dibanding daging sapi.

Saat rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan di Kantor Gubernur Sulut, Rabu (15/5/2018), Bulog menawarkan daging kerbau beku ke pedagang.

"Kalau mau saya bawakan daging kerbau seharga 80 ribu. Gimana daging kerbau impor India, mau?" kata seorang perwakilan Bulog menawarkan

Ketua Asosiasi Pedagang Pemotong Sapi Sulut, Okte Muhammad menolak menjual daging kerbau beku.

Menurutnya konsumen kurang menyukai daging kerbau beku.

"Daging impor beda dengan daging segar. Daging impor kerbau itu dipotong pakai kapak, beda dengan daging segar bisa diiris pakai pisau," ujarnya.

Muhammad mengatakan, pedagang memanggil enggan menjual daging kerbau beku impor tersebut

"Kalau daging kerbau masih hidup saya terima," ujarnya. 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved