Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kosupsi! Venezuela Contoh Negara Gagal: Kelaparan dan Rusuh, 68 Tewas

Keluarga tahanan yang ditahan di pos polisi Valencia, Venezuela, menunggu dengan cemas di luar penjara.

Editor: Lodie_Tombeg
Kompas.com
Kerusuhan di Venezuela 

TRIBUNMANADO.CO.ID, CARACAS - Keluarga tahanan yang ditahan di pos polisi Valencia, Venezuela, menunggu dengan cemas di luar penjara.

Sebabnya, pada Rabu (28/3/2018), terjadi kebakaran yang diakibatkan oleh sekelompok tahanan yang berusaha melarikan diri.

Dilaporkan Sky News dan AFP Kamis (29/3/2018), Jaksa Agung Venezuela Tarek William Saab mengatakan, tercatat ada 68 korban tewas dalam insiden tersebut.

"Kami telah menugaskan empat jaksa untuk mencari tahu kejadian sebenarnya," kata Saab melalui kicauannya di Twitter.

Warga melempari ternak untuk dimakan
Warga melempari ternak untuk dimakan (Kompas.com)

Keluarga para tahanan yang menunggu di luar penjara berusaha merangsek masuk setelah kabar ledakan itu terdengar.

Sempat terjadi aksi dorong-mendorong antara polisi dengan keluarga tahanan, otoritas keamanan terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan mereka.

Dilaporkan ada polisi yang mengalami luka-luka setelah dilempar batu oleh keluarga tahanan.

"Saya ibu yang putus asa. Anak saya sudah berada di sana selama sepekan, dan polisi tidak memberi tahu saya apa yang sebenarnya terjadi," keluh Dora Blanco.

JANGAN LEWATKAN: Berita Terpopuler: Kematian TKI di Malaysia, hingga Tak Berharganya Uang Venezuela

Carlos Nieto, ketua organisasi Una Ventana a la Libertad berujar, kebakaran terjadi setelah ada tahanan yang meledakkan kasur, dan mencuri senjata dari penjaga.

Dalam 68 korban tewas, terdapat dua perempuan yang diyakini tengah mengunjungi kerabatnya ketika kerusuhan tersebut terjadi.

Gubernur Carabobo Rafael Lacava di Twitter menyampaikan duka cita kepada keluarga korban tewas.

"Sebuah investigasi serius dan menyeluruh tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab, dan siapa yang bertanggung jawab atas kerusuhan itu," tegas Lacava.

Nieto melanjutkan, kerusuhan bukanlah hal baru karena penjara-penjara di Venezuela mengalami over kapasitas.

Krisis Venezuela
Krisis Venezuela (AFP)

Kurangnya lembaga pemasyarakatan, sering kali polisi memasukkan tersangka ke penjara pos polisi, di mana fasilitas tersebut hanya menampung pelaku selama 48 jam sampai penyidikan selesai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved