Renungan Harian Keluarga

RENUNGAN: Bersungguh-sungguh dalam Doa

Ada ungkapan mengatakan manis jangan cepat ditelan dan pahit jangan cepat dibuang. Artinya kalau kita menerima hal yang baik

RENUNGAN: Bersungguh-sungguh dalam Doa
ilustrasi 

Lukas 22:44

ADA ungkapan mengatakan manis jangan cepat ditelan dan pahit jangan cepat dibuang. Artinya kalau kita menerima hal yang baik dan yang enak-enak jangan cepat diterima karena belum tentu berfaedah.

Begitu juga kalau menerima pergumulan , masalah dan tantangan hidup, jangan cepat-cepat membuang apalagi lari daripadanya, mungkin itu beranfaat untuk menegur, mengevaluasi dan menguatkan kita. Bahkan dalam fakta orang yang telah melewati masa-masa sulit, ia semakin kuat dan bagaikan emas murni melewati api pembakaran.

Orang-orang seperti ini menjadi orang-orang yang kuat menghadapi berbagai sistuasi kehidupan, baik susah senang, sakit dan sehat dimanapun ia pergi dan berada.

Secara manusiawi inilah yang ditunjukkan Yesus. Ketika Ia berhadapan dengan pergumulan yang luar biasa bahkan dikatakan bahwa Ia sangat ketakutan untuk menerima jalan-jalan sengsara-Nya. Dalam ketakutan-Nya ini, peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Berhadapan dengan realita ini, Yesus tidak menghindar apalagi menolak untuk menerimanya.

Yang Ia lakukan adalah menerima dalam bentuk bersungguh-sungguh berdoa kepada Bapa-Nya. Artinya sekalipun pahit untuk diterima, tapi dalam rangka ketaatan kepada Bapa dan dalam rangka penyelamatan dunia, Yesus bersungguh-sungguh berdoa, sekalipun dengan sangat ketakutan.

Sebagai keluarga Kristen, kitapun menyadari bahwa, kita sering berhadapan dengan manis dan pahitnya kehidupan.

Kita sering senang dan bersukacita, tetapi sering juga sedih dan kwatir menghadapi berbagai masalah kehidupan. Apa yang perlu kita buat ? mari seperti Yesus, berdoa bersungguh-sungguh. Dalam doa kita yakin Bapa di Sorga pasti menolong, menguatkan dan memberkati kita. Amin.

Doa: Ya Tuhan Yesus, Engkaulah sumber hidup dan kekuatan kami. Kami datang pada-Mu sambil bermohon: tambah-tam-bahkanlah iman kami dan mampu-mampukan kami untuk terus bersungguh-sungguh berdoa sekalipun kami berhadapan dengan berbagai masalah kehidupan. Kami yakin dalam tangan-Mu hidup kami diberkati dan memiliki kekuatan menghadapi hari esok. Amin.

Editor: Aswin_Lumintang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved