Duterte
Duterte Pastikan Seluruh Diplomat Uni Eropa Angkat Kaki Dari Negaranya
Dalam pidato pedas yang sarat kata-kata kasar, Presiden Filipina Rodrigo Duterte menuduh Uni Eropa mencampuri urusan dalam negeri negaranya.
Editor:
Kebijakan Duterte dalam melancarkan pembunuhan di luar hukum dalam perang melawan narkoba memicu kecaman internasional yang meluas.
Polisi Filipina mengatakan bahwa sejak Duterte berkuasa tahun lalu, para petugas polisi telah menewaskan lebih dari 3.850 orang dalam operasi anti-narkoba.
Sebelumnya pada hari Kamis kemarin, presiden menggeser peran polisi dari kepemimpinan dalam perang obat terlarang.
Duterte menggantikannya dengan Badan Pemberantasan Obat-obatan Terlarang menyusul penculikan dan pembunuhan terhadap seorang pebisnis Korea oleh petugas polisi dalam sebuah operasi anti-narkoba.
Berita Terkait