Geledah Rumah Dinas dan Kantor Pengadilan, KPK pun Periksa Hakim PT Manado
Selain melakukan penggeledahan, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap hakim PT Manado, satu di antaranya bernama Andreas Lumme.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Enam mobil Toyota Innova masing‑masing diparkir di halaman rumah dinas Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Manado Sudiwardono dan halaman Kantor Pengadilan Tinggi Manado, Minggu (8/10) siang.
Mobil itu digunakan oleh 27 anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan penggeledahan di kantor PT Manado dan Rumah Dinas Kepala PT Manado Sudiwardono.
Penggeledahan dilaksanakan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap anggota DPR RI Aditya Anugerah Moha dan Sudiwardono, Jumat (6/9) kemarin.
Selain melakukan penggeledahan, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap hakim PT Manado, satu di antaranya bernama Andreas Lumme.
Untuk diketahui, Aditya Moha diduga menyuap Sudiwardono. Suap 64.000 dolar Singapura terkait putusan banding terhadap terdakwa Marlina Moha Siahaan yang merupakan ibunda Aditya.
Marlina adalah mantan Bupati Boolang Mongondow dan sudah divonis 5 tahun penjara di Pengadilan Negeri Manado terkait kasus Korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa Rp 1,25 miliar. Ia lalu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Manado dan sedang berproses.
Sementara itu, di rumah dinas Sudiwardono penggeledahan KPK berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 11.00 Wita hingga 14.00 Wita. Dalam penggeledahan tersebut terlihat 12 anggota KPK nampak mondar‑mandir di ruang kerja hingga kamar Sudiwardono. Beberapa terlihat membawa beberapa berkas-berkas. Dari dalam rumah tersebut, KPK membawa satu koper besar berwarna hijau.
Sedangkan di kantor PT Manado yang jaraknya sekitar dua kilometer dari rumah dinas Kepala PT Manado, penggeledahan berlangsung lebih lama, sekitar delapan jam. Anggota KPK sudah berdatangan sejak pukul 12.00 dan pemeriksaan baru berakhir pukul 19.30.
Pemeriksaan dimulai dari ruang kerja Sudiwardono. Beberapa orang mengenakan sarung tangan dan masker hilir mudik di ruangan itu. Sejumlah petugas KPK lainnya juga mengggeledah ruang informasi dan teknologi.
Delapan jam kemudian, satu persatu anggota KPK
keluar dari kantor Pengadilan Tinggi Manado, total ada 15 orang. Mereka keluar membawa satu koper berwarna biru langit. Seorang lainnya terlihat membawa sebuah dus besar berisi dokumen-dokumen.
Koper tersebut langsung di bawa masuk ke dalam mobil yang terparkir di halaman kantor PT Manado.
Tunggu Surat MA
Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Manado Siswandriyono memberikan beberapa keterangan terkait penggeledahan tersebut.
Suara Siswandriyono terdengar bergetar. Dengan agak terbata‑bata ia menjelaskan bahwa hanya ada satu hakim yang diperiksa oleh KPK hari itu. "Hanya ada satu hakim dan namanya Andreas Lumme," ujarnya.