Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Empat Pasar di Boltim senilai Rp 11,1 Miliar tak Juga Berfungsi

Proyek pembangunan pasar-pasar di kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut) sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu.

Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
YOUTUBE
Kondisi Pasar Boltim 

Menurutnya, pasar-pasar itu tidak terbengkalai namun pembangunannya belum rampung dan segera dituntaskan.

"Ya memang ke depan keempat pasar ini, akan beroperasi. Jadi 2018 dipastikan semua kekurangannya dilengkapi," ujar Assegaf.

Ia juga mengakui bahwa Pasar Pondabo di Tutuyan belum layak dioperasikan, karena masih banyak kekurangan seperti tidak ada air, listrik serta jalan belum di-paving block.

Sedangkan untuk Pasar Buyat, lanjut Assegaf, ia juga menyatakan akan segera dilengkapi agar bisa digunakan warga masyarakat.

"Rencananya pengelolaan khusus Pasar Buyat akan diserahkan kepada pemerintah desa melalui koperasi yang ada," ujarnya.

Bagaimana dengan Pasar Iyok di Nuangan dan Pasar Motongkad? Kembali Assegaf menjawab dengan tenang dan tidak menyinggung soal kerusakan dan kondisi pasar yang terbengkalai.

"Pasar Iyok di Nuangan akan dijadikan pasar ikan, sebab cocok dengan posisinya berdiri tak jauh dari pantai. Pasar Motongkad akan beroperasi 2018," ujarnya. (ven)

Pasar Mangkrak Munculkan Proyek Baru

KONDISI empat pasar bernilai puluhan miliar rupiah yang terbengkalai dan tidak kunjungan digunakan ternyata menimbulkan proyek baru, proyek optimalisasi pasar.

Lagi-lagi dana miliaran rupiah harus kembali dikucurkan.

Kadis PerindagKop dan UKM Ahmad Mulyadi bahkan mengatakan, rencana awal sudah disusun anggaran untuk 2018--terkait optimalisasi seluruh pasar di Boltim-- sebesar Rp 8,4 miliar.

Namun hanya terealisasi Rp 2,4, dan dana itu untuk Pasar Pondabo di Tutuyan.

"Pada hal anggaran Rp 8,4 miliar akan menyelesaikan pasar di Buyat, Motongkad, Tutuyan dan Iyok. Tetapi hanya diakomodir Pondabo Rp 2,4 miliar," ujar Ahmad Mulyadi.

Pernyataan Ahmad ini mementahkan keterangan Sekretaris Daerah Muhammad Assegaf, yang menyatakan pada tahun 2018 mendatang keempat pasar yang terbengkalai akan beroperasi, dan semua kekurangannya dilengkapi.

Dengan pernyataan Ahmad tersebut, dipastikan tahun 2018 tiga pasar akan tetap terbengkalai dan bangunan kosong yang kusam dan suram.

Mengenai peruntukkan dana Rp 2,4 yang telah disetujui untuk optimalisasi Pasar Pondabo, Ahmad menjelaskan dan itu akan dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan penimbunan, pengerasan, serta paving block.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved