Breaking News
Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bencana di Sulawesi Utara

Ngerinya Banjir Bandang Tomohon, Mobil dan Sapi Hanyut, Warga Dievakuasi di Atap Rumah

Banjir bandang yang menerjang Kota Tomohon Minggu (19/2) masih terngiang di benak warga.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Warga berusaha mengevakuasi sebuah mobil yang terseret banjir bandang yang menerjang Tomohon, Minggu (19/2/2017). Hujan yang kembali mengguyur kota ini Senin sore membuat warga was-was akan datangnya banjir bandang susulan. 

"Air sudah di dada ketika itu, terpaksa berlindung di atas rumah," sebut dia.

Setelah air surut, menyisakan persoalan lain. Harta benda habis terendam.

"Ini tinggal baju di badan dari kemarin (Minggu) belum ganti-ganti," kata dia.

Montolalu mengungkapkan, kebanyakan barang-barang rumahnya sudah tak bisa digunakan lagi, kemungkinan akan dibuang.

Bantuan sudah mengalir, terutama makanan, air minum, selimut, dan air bersih.

"Kami juga butuh mobil sampah, banyak sampah serta lumpur yang harus dibuang," ungkapnya.

Selain itu, warga juga masih membutuhkan banyak air bersih, sebagian besar sumur sudah tercampur lumpur.

Senin (20/1) kemarin, sehari pascabanjir, warga Perum Atas pun membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir.
Di kompleks itu, selain 7 unit rumah tinggal, gedung Gereja GMIM Bukit Zaitun pun ikut terendam.

Tinggi air mencapai 1,5 meter membuat seisi rumah terendam. Sehingga sebagian besar barang tak bisa diselamatkan.

Kemarin pagi hingga siang hari cuaca cerah. Dimanfaatkan warga untuk berbenah, meski sesekali matahari tertutup awan mendung.

Sekitar pukul 14.00 Wita, hujan deras turun mengguyur Tomohon. Meski tak sekeras sehari sebelumnya namun warga tetap waswas, khawatir banjir bandang menerjang lagi.

"Jangan sampai banjir lagi, bersih-bersih saja belum selesai," kata Merry Rapar, warga Perum Atas.

Namun sekitar pukul 16.00 WITA, hujan berhenti, langit kembali cerah.

Banjir kali ini memang dasyat, kata Rapar, beberapa tahun lalu hanya orang yang hanyut, kali ini mobil ikut hanyut.

Di Kabupaten Minahasa yang juga diterjang banjir. Kemarin warga mulai bangkit dengan melakukan bersih-bersih rumah.

Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved