Renungan Minggu: Tuhan Melihat Hati
Firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan mampu melihat hati seseorang, sampai kedalaman hati kita, karena tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
Manusia terkadang cuma melihat dari apa yang tampak. Keadaan fisik gagah, tampan, cantik, kaya dan lain-lain.
Manusia terkadang terkecoh dengan penampilan lahiriah. Padahal penampilan lahiriah tidak menjamin hatinya baik, tidak menjamin pemberian dirinya sebagai seorang yang mau melayani dan menjadi pemimpin.
Mengapa Tuhan memilih Daud? Karena Tuhan melihat hati. Mengapa Yesus memilih Filipus dan Natanael? Karena Yesus melihat hati.
Pengertian melihat hati di sini lebih pada unsur ketaatan, ketulusan, kepatuhan dan perilaku dalam melakukan kehendakNya.
Daud cuma seorang gembala kambing domba. Bagaimana seorang yang cuma punya pengalaman memimpin kambing domba lalu menjadi pemimpin manusia, pemimpin bangsa, menjadi seorang raja?
Itu semua boleh jadi karena soal ketaatan. Tuhan yang pimpin dia belajar dari kepemimpinan Tuhan.
Natanael malah Yesus sebut sebagai orang Israel seperti tidak ada kepalsuan di dalamnya. Yesus pilih Natanael karena kejujurannya dan ketulusannya.
Apa yang kita pelajari dari dua bagian alkitab ini?
1. Jangan terkecoh dengan penampilan seseorang. Penampilan seseorang boleh kelihatan menarik padahal hanya bersifat sementara.
2. Menilai hati seseorang memang sulit, tapi paling kurang lihatlah kesehariannya, sikap hidupnya, ketulusannya, kepatuhannya, kejujurannya, kesetiannya dan terutama prilakunya dalam melaksanaan kehendak Tuhan, sebagai seorang yang takut akan Tuhan.
3. Samuel tidak memaksakan kehendaknya, penilaiannya dan pertimbangannya untuk diikuti oleh Tuhan, tapi dia tunduk pada kehendaknya dan pilihan Allah. Mungkin ini yang perlu kita lakukan dalam rangka pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado.
Mari kita bergumul, minta petunjuk Tuhan, siapa yang akan dipilihNya, karena Tuhan menilai hati seseorang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/berdoa-dengan-sukacita_20151206_081958.jpg)