Lagi, KPK Tangkap Legislator Senayan! Dewie Menangis Saat Digiring Petugas
Begitu sampai di gedung KPK, adik kandung Gubernur Sulawesi Selatan itu hanya bisa menangis.
"Kalau memang terbukti, dia harus mengundurkan diri dari (kepengurusan) partai dan juga keanggotaan," katanya.
Nurdin juga menjelaskan, pihaknya belum memberikan bantuan hukum kepada Dewie Yasin Limpo.
Ia menilai Dewie dapat mencari tim hukum sendiri.
Nurdin menilai Dewie merupakan kader Hanura yang aktif dan pintar. Namun, ia tidak mengetahui masalah hukum yang menjeratnya.
"Saya kira ini badai yang sudah terjadi. Masalah hukum yang harus dihadapi beliau," imbuhnya.
Nurdin juga mengaku pertemuannya dengan Dewie terbatas pada rapat Fraksi Hanura.
Di luar itu, Nurdin dan Dewie sibuk urusan masing-masing. "Kami sering ketemu rapat (fraksi) tapi tidak pernah bahas hal seperti ini," kata anggota Komisi XI itu..
Pantauan Tribun pada Rabu siang, kantor DPP Partai Hanura di Jalan Tanjung Karang, Jakarta Pusat, dalam keadaan sepi.
Tidak ada kegiatan apapun di kantor itu. Hanya saja, ada beberapa mobil partai yang parkir di halaman kantor.
Seorang petugas gedung mengatakan, tidak ada kegiatan apapun di dalam kantor DPP Partai Hanura. Dia mengaku tahu bahwa Dewie Yasin Limpo merupakan salah satu pengurus di DPP Partai Hanura.
Namun, sejak terpilih menjadi anggota DPR, Dewie jarang datang ke kantor DPP Hanura.
"Memang dia orang DPP. Tapi sudah lama banget nggak keliatan. Sibuk kali di DPR," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dewie-yasin-limpo222_20151022_085624.jpg)