GPdI Youth Jambore 2015
Pemuda GPdI, Milikilah Iman Seperti Bartimeus
Ribuan Pemuda GPdI se-Sulawesi Utara larut dalam elegi pengakuan dosa pada Altar Call saat pembukaan Youth Jambore 2015, Senin (29/6) .
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Menurut Awondatu, banyak pemuda masa kini yang hidup dalam kegelapan hingga ibaratnya buta. Dengan memiliki iman seperti Bartimeus, maka mereka bisa melihat terang.
"Maka kaum muda, anda datang di tempat ini bukan untuk melihat dunia ini, tapi untuk melihat Allah," kata dia.
Pastor Chris White dari Amerika mengaku takjub dengan kegairahan rohani para pemuda di Manado. Manado, menurut White, ibarat lahan subur yang basah oleh hujan. " Its Wonderful," katanya.
Ia berjanji akan memberi kesaksian tentang kegairahan rohani itu pada jemaat di negaranya.
Ketua Panitia Pdt Hanny Awuy mengatakan, tujuan utama digelarnya ajang tersebut adalah transformasi rohani para pemuda.
"Kami berharap mereka bisa mendapat pertobatan, kemudian sekeluarnya dari sini menjadi manusia baru yang menerangi keluarga serta masyarakat," ujarnya.
Demi tujuan itu, beber Awuy, para pemuda digodok dengan ceramah serta kebaktian yang berlangsung selang beberapa jam.
Para pemuda juga harus mematuhi sejumlah larangan antara lain merokok serta dilarang membuang sampah sembarangan.
"Pokoknya mereka kita godok agar bisa menjadi pemuda Kristen yang benar-benar cinta Tuhan," kata dia.
Awuy menuturkan, para peserta kali ini berjumlah 11 ribu orang. Terdiri dari perwakilan sejumlah provinsi di indonesia, juga sejumlah perwakilan dari Amerika serta Belanda.
Acara akan berlangsung hingga hari Jumat.
Gubernur Sulut, SH Sarundajang yang turut hadir dalam acara pembukaan itu mengapresiasi penyelenggara kegiatan tersebut. "Ini adalah ajang yang sangat berguna untuk kaum muda," kata dia
Ia berharap event tersebut dapat dilaksanakan setiap tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto-altar-call-jambore-gpdi_20150630_094137.jpg)