Breaking News:

Jamsostek

Jamsostek Sosialisasikan BPJS di Pemko Manado

PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Cabang Sulut, kembali memberikan sosialisasi dan pemaham tentang UU Nomor 24 tahun 2011

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Defriatno Neke


TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Cabang Sulut, kembali memberikan sosialisasi dan pemaham tentang UU Nomor 24 tahun 2011 di Pemerintah Kota (Pemko) Manado. Sosialisasi ini, guna memberikan jaminan kepada non pekerja dan jaminan sosial kepada seluruh masyarakat.

"Sosialisasi bagaimana kerjasamanya bisa terjalin, misalnya nanti MoU-nya kita enggak bisa ke wali kota. Wali kota memerintahkan untuk langsung ke setiap SKPD. Besok kita mulai berjalan ke SKPD-SKPD," kata Kepala Jamostek Sulut, Arief Budiarto sesuai memberikan sosialisasi, Rabu (22/2/2012).

Dalam sosialisasi tersebut, Arief menjelaskan tentang program pemerintah yang mewajibkan pemilik kerja, memberikan kesejahteraannya kepada pekerjanya. Sekarang ini, dalam memberikan jaminan bukan hanya pekerja, namun seluruh masyarakat sudah harus mempunyai jaminan.

"Prinsip kepesertaan, seluruh penduduk wajib menjadi peserta jaminan sosial. Jadi sopir‑sopir seperti tukang ojek nantinya akan menjadi peserta Jamsostek," ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Arief menjelaskan tentang transformasi PT Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan, yang akan diterapkan mulai 1 Januari 2014. Sementara Kepala Bidang Pemasaran Jamsostek, Dewi Mulysari menjelaskan manfaat menjadi peserta Jaminan sosial.

Di tempat yang sama, Assisten I Pemkot Manado, Didi J Salendu, mengatakan, berdasarkan UU nomor 24 tahun 2011 seluruh pekerja harusnya dijamin lewat Badan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Menurutnya hal ini sesuai dengan undang-undang, seluruh masyarakat diberikan kesejahteraan.

"Pemko menyambut baik, karena  2007 sudah melakukan itu, kita berharap seluruh SKPD berupaya untuk mengusulkan itu, tentu akan dilaporkan kepada pak wali, dan memang pak wali menyutujui hal itu," ucap Didi.

Ia menambahkan, selama ini Pemko Manado telah melaksanakan jaminan sosial kepada non pekerja sejak 2007. Sehingga dengan adanya jaminan pekerja maka dapat menjamin kesehatan para pekerja itu sendiri. (def)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved