Pembangunan 30 Kios di Pasar Pondabo Mubazir, Pedagang Balik ke Tempat Lama

Pembangunan 30 kios di pasar Pondabo Tutuyan, mubazir. Karena pemiliknya sudah tidak berjualan

Pembangunan 30 Kios di Pasar Pondabo Mubazir, Pedagang Balik ke Tempat Lama
Tribun manado / Vendi Lera
Pasar Pondabo 

Pembangunan 30 Kios di Pasar Pondabo Mubazir, Pedagang Balik ke Tempat Lama

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pembangunan 30 kios di pasar Pondabo Tutuyan, mubazir.

Total anggaran Rp 1,6 miliar untuk dua tahap pembangunan 30 kios dinilai mubazir. Pertama 20 kios dibangun 2013 dengan nilai Rp 800 juta, kemudian 10 kios 2018 Rp 849 juta.

Lexi Paputungan, pedagang Barito mengatakan, kios yang dibangun pemerintah tidak ditempati pedagang.

"Pemiliknya ada, tapi kiosnya tidak dibuka," ujar Lexi Paputungan.

Menurut dia, 20 kios yang dibangun pertama 2013, sudah kotor dan tak terawat lagi. Karena pemiliknya sudah tidak berjualan.

Baca: Pedagang Kios di Pasar Pondabo Rugi Rp 200 Ribu Per Hari, Memilih Jualan Keliling.

Baca: Pemilik Kios di Tutuyan Menolak Pindah ke Pasar Pondabo, Ini Penyebabnya

Baca: Setahun Tak Beroperasi, Kini Pasar Pondabo Ramai Dikunjungi, Pedagang Jualan Pakaian Bekas

Harusnya pemerintah memikirkan kembali untuk pembangunan 10 kios.

"Saya pikir anggarannya mubazir, karena kodisinya sama seperti lalu, tidak ditempati," ujar dia lagi.

Ia menambahkan, sejak dibangun 2011 sudah miliaran rupiah dianggarkan di Pasar Pondabo, mulai dari pembangun keseluruhan pasar, kios hingga penimbunan tanah.

Kepala Bidang Perdagang, Dinas Disperindagkop dan UKM, Arhans Daud mengatakan, memang 10 kios baru dibangun tahun lalu dengan anggaran Rp849 juta.

"Sebagian pedagang sudah menempati kios, tapi mereka balik lagi ke tempat lama, dengan berbagai alasan," ujar Arhans Daud.

Dinas DisperindagKop dan UKM, berupaya tahun ini, pasar Pondabo akan ramai dikunjungi warga, untuk proses jual-beli. Namun masih kurang kepedulian warga, sehingga tidak sesuai harapan.

"Kami sudah tiga kali melakukan penertiban, namun pedagang tetap kembali lagi," ujar dia. (ven).

Penulis: Vendi Lera
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved