Anak Dokter Juga Jadi Korban, Teror DBD di Manado

Korban Demam Berdarah (DBD) di Manado, Sulawesi Utara, terus berjatuhan.

Anak Dokter Juga Jadi Korban, Teror DBD di Manado
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Anak Dokter Juga Jadi Korban, Teror DBD di Manado 

Anak Dokter Juga Jadi Korban, Teror DBD di Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Korban Demam Berdarah (DBD) di Manado, Sulawesi Utara, terus berjatuhan.

Siapapun bisa jadi korban.

Tak peduli latar belakangnya.

Baca: Billy Syahputra dan Pengacara Kriss Hatta Nyaris Adu Jotos

Baca: Kopda Rusmanto Bantu Petani Panen Jagung

Bahkan anak dokter juga turut jadi korban meninggal DBD.

"Ada satu anak dokter yang jadi korban jiwa DBD yaitu seorang anak dokter di kelurahan Sumompo," kata Camat Tuminting Danny Kumayas.

Menurut Kumayas, sudah ada 14 penderita DBD di wilayahnya dengan 1 meninggal dunia.

Baca: Ditolak Rumah Sakit, Pasien DBD Usia 4 Tahun asal Teling Ini Meninggal Dunia

Baca: Prostitusi Online - Vanessa Angel Depresi

Dikatakan Kumayas, pihaknya menempuh berbagai upaya menangani DBD, dari pengasapan, kerja bakti serta program 10.2.

"Kami juga melarang pemulung untuk melepaskan karung di pinggir jalan, " kata dia.

Ditolak Rumah Sakit, Pasien DBD Usia 4 Tahun asal Teling Ini Meninggal Dunia

Ditolak Rumah Sakit, Pasien DBD Usia 4 Tahun asal Teling Ini Meninggal Dunia
Ditolak Rumah Sakit, Pasien DBD Usia 4 Tahun asal Teling Ini Meninggal Dunia (ISTIMEWA)
Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved