Di Sulut Beda Pilihan Politik Biasa, Kader PDIP Jamu Caleg Gerindra dengan Kopi dan Pisang Goreng

Di Sulut Beda Pilihan Politik Itu Biasa, Kader PDIP Jamu Caleg Gerindra dengan Kopi dan Pisang Goreng

Di Sulut Beda Pilihan Politik Biasa, Kader PDIP Jamu Caleg Gerindra dengan Kopi dan Pisang Goreng
Dok Tribunnews
Jokowi dan Prabowo saat Kampanye Damai 

Di Sulut Beda Pilihan Politik Itu Biasa, Kader PDIP Jamu Caleg Gerindra dengan Kopi dan Pisang Goreng

TRIBUNMANADO.CO. ID, MANADO - Panas namun santun. Itulah suasana politik di Sulawesi Utara jelang Pileg dan Pilpres.

Tali silaturahmi tak putus meski beda pilihan. Kesejukan tersebut berembus tak hanya di tataran elite, namun juga masyarakat bawah.

Contohnya di Perumahan Kawangkoan Baru. Bagian depan perumahan ditutupi baliho sejumlah caleg. Peta politik sudah tersusun, di mana setiap rumah sudah masuk daftar caleg tertentu.

Namun warga tetap rukun. Saat pasiar Natal, warga berkunjung ke semua rumah tanpa membedakan warna politik.

Begitupun saat kerja bakti mengantisipasi DBD.  "Kami memang beda warna tapi tetap saling menghormati," kata Sally seorang warga.

Baca: Karena Hal yang Mengkhawatirkan Ini Bupati ROR Minta Waspadai Pekuburan

Baca: Beda Pilihan Caleg, Makam di Gorontalo Dibongkar, PSI: Pilihan Politik Itu hanya bagi yang Hidup

Sally yang merupakan pendukung PDI perjuangan tak keberatan kala rumahnya dimasuki caleg Gerindra. Sang caleg datang untuk merayunya.

"Dia saya kasih pisang goreng dan kopi, tapi untuk politik saya sudah punya pilihan, " kata dia.
Di tataran elite, para petinggi parpol juga saling menghargai.  Ketua DPD partai Gerindra Sulut Wenny Lumentut misalnya.

Dalam reses di Tomohon, ia berkomentar positif mengenai Ketua DPD PDI Perjuangan Olly Dondokambey.

"Kami beda partai, tapi satu hati bangun Sulut, " kata dia.

Baca: Polisi Terus Mencari Pemilik Buaya yang Memangsa Deasy Tuwo, Mr Ochiai Belum Diketahui Keberadaanya

POPULER SAAT INI: Camat Mapanget Kisahkan Tentang Perampokan di Rumahnya, Seorang Pelaku Bertato Burung di Lengan

Ketua DPD partai Nasdem Max Lomban juga dengan rendah hati mengatakan masih hijau hingga butuh banyak belajar pada politisi lainnya.

"Saya harus banyak belajar pada PDI perjuangan sebagai saudara tua, " kata dia.

Sekretaris DPD partai Gerindra Sulut Melky Suawah menyatakan partainya berpolitik secara santun, dengan tidak menebar hoaks ataupun kebencian. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved