Demi Mencuri Travo dan Kunci Sok, Pria 19 Tahun Ini Masuki Bengkel SMKN 3 Bitung Lewat Plafon

Io tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya mencuri dua barang milik SMKN 3.

Demi Mencuri Travo dan Kunci Sok, Pria 19 Tahun Ini Masuki Bengkel SMKN 3 Bitung Lewat Plafon
ISTIMEWA
Kapolsek Lembeh Selatan memperlihatkan tersangka Io yang dianggap bertanggung jawab atas pencurian di SMK Negeri 3 Bitung, Senin (7/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Chintya Rantung

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Tim Polsek Lembeh Selatan akhirnya menemukan titik terang atas pencurian sejumlah barang di SMK Negeri 3 Bitung.

Adalah JS alias Io, pria 19 tahun yang kini menjadi tersangka atas kasus tersebut. Ia ditangkap pada Senin (7/1/2019).

Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

Seorang guru yang menjadi penanggung jawab ruang bengkel menyebut barang-barang yang hilang berupa satu set kunci sok dengan kotak berwarna hijau dan satu unit alat las (travo) berwarna kuning.

Kapolsek Lembeh Selatan Iptu RJ Lumandung, Selasa (8/1/2019), menjelaskan, selama kurang lebih dua bulan polisi menyelidiki kasus tersebut.

“Kami peroleh informasi barang tersebut ada pada lelaki Zainudin Tinago alias Jai (34), warga Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan. Sementara travo ada pada lelaki Sarpan Lumondo (26), warga Kelurahan Batulubang, Kecamatan Lembeh Selatan,” terang Kapolsek.

Baca: Tim Cobra Ciduk Tersangka Pencurian 23 Ayam dengan Modus Melompat dan Merusak Pagar

Baca: Polsek Maesa Tangkap Tersangka Jambret dan Pencurian 11 Lokasi di Bitung

Baca: Kasus Pencurian Sepeda Motor Terjadi di Desa Pintadia, Begini Modusnya!

Saat diinterogasi, lanjut Lumandung, keduanya mengaku barang-barang tersebut dibeli dari Io, warga Kecamatan Lembeh Selatan.

“Berdasarkan keterangan itulah kami menangkan tersangka di rumahnya Senin sekitar pukul 13.00 Wita," kata dia.

Io tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya mencuri dua barang milik SMKN 3.

"Kunci sok dijual kepada Zainudin seharga Rp 150 ribu, sedangkan travo dijual kepada Sarpan seharga Rp 450 ribu. Uang hasil penjualan digunakan tersangka untuk berfoya-foya,” jelas Kapolsek.

Dalam pemeriksaan, Io mengaku memanjat bangunan bengkel SMKN 3 lalu masuk ke ruangan melalui plafon. Setelah berhasil mengambil barang-barang tersebut ia kemudian keluar melalui jalan yang sama," sebutnya.

Tersangka saat ini telah ditahan di sel Mapolsek Lembeh Selatan. (*)

Penulis: Chintya Rantung
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved