Ditemukan 127 Pemilih Manado Ber-KTP Sangihe dan 163 Ber-KTP Mitra

Badan Pengawas Pemilu Kota Manado mengeluarkan rekomendasi menunda penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) 2

Ditemukan 127 Pemilih Manado Ber-KTP Sangihe dan 163 Ber-KTP Mitra
Tribun manado / Christian Wayongkere
Badan Pengawas Pemilu Kota Manado mengeluarkan rekomendasi menunda penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) 2, saat rapat pleno terbuka bersama komisi pemilihan umum (KPU) Manado, partai politik (parpol) dan panwascam hingga panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Quint Hotel, Minggu (9/12/2018) malam 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Badan Pengawas Pemilu Kota Manado mengeluarkan rekomendasi menunda penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) 2, saat rapat pleno terbuka bersama komisi pemilihan umum (KPU) Manado, partai politik (parpol) dan panwascam hingga panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Quint Hotel, Minggu (9/12/2018) malam kemarin.

"Setelah mendengar pemaparan masing-masing PPK perihal angka-anak data pemilih kami memberikan beberapa catata yang harus dijelaskan dan dijabarkan KPU," kata Taufik Bilfaqih Koordiv Pengawasan, Humas dan Hubla melalui pesan resmi kepada wartawan, Minggu malam.

Dijelaskan Taufik catatan tersebut seperti masalah kegandaan yang menjadi rekomendasi sebelumnya oleh Bawaslu dan pihak-pihak lainnya.

Data tersebut harus dijabarkan secara komprehensif bahkan hingga by name dan adrress hingga berapa rekomendasi yang dituntaskan dan berapa yang belum dieksekusi.

Baca: Langowan Timur dan Pineleng Belum Masuk Sidalih, Bawaslu Minahasa Interupsi Rekapitulasi DPTHP2

"Kemudian terkait adanya data pemilih AC dan pemilih non KTP-El diluar form AC, dimasukan dalam DPTHP2 jika faktual. Pemilihnya jelas dan benar ada dan ada jaminan perekaman dari disdukcapil," urainya.

Pemilih AC adalah warga yang belum jelas KTP-el, belum merekam atau masalah NIK dan lainnya. Kemudian rekomendasi yang dikeluarkan Bawaslu Kota Manado mengenai adanya data pemilih yang harus dihapus karena ganda.

"Ya ada pemilih yang ganda dengan Kabupaten/Kota kain, khususnya Kabupaten Minahasa Tenggara dan Sangihe. Data-data ini perlu ditunjukkan kepada forum rapat pleno," tambahnya.

Beberapa catatan itu perlu mendapat kepastian secara tertulis, agar Bawaslu Manado dapat mengawasi sejauh mana kebutuhan perbaikan data yang menjadi rekomendasi Bawaslu RI selama sebulan ini.

"Rekomendasi penundaan Pleno ini akan kembali dibuka setelah KPU menyelesaikan masalah yang ada," kata dia.

Infomasi yang disampaikan dua penyelenggara Pemilu Bawaslu Manado dan KPU Manado, data terbaru DPTHP 2, dengan rincian tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 1.389, total pemilih 363.446 berkurang 9.504 dari DPTHP sebelumnya yakni 372.500.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved