Cuaca Tak Menentu Berdampak pada Naiknya Harga Ikan

Kondisi cuaca di laut yang tidak menentu, membuat banyak nelayan yang tidak berani turun ke danau. Hal ini berdampak pada harga ikan di pasaran.

Cuaca Tak Menentu Berdampak pada Naiknya Harga Ikan
TRIBUNMANADO/ANDREAS RUAUW
Harga ikan air tawar di TPI Desa Timu, sejak pekan terakhir November dan awal Desember ini mulai merangkak naik. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAHASA - Harga ikan air tawar di TPI Desa Timu, sejak pekan terakhir November dan awal Desember ini mulai merangkak naik.

Harga ikan air tawar kini seharga Rp 35 ribu per kilo untuk ikan mujair.

Baca: Oknum Driver Online Ini Dijaring Rayon Polresta Manado di Megamas

Sementara ikan endemik danau tondano yaitu wiwir/bike harganya yang dari Rp 50 ribu mencapai Rp 150 ribu per ember.

Baca: KEIN Ungkap Kunci Sukses Petani Kelapa, Bentuk Koperasi

Kondisi cuaca di laut yang tidak menentu, membuat banyak nelayan yang tidak berani turun ke danau. Hal ini berdampak pada harga ikan di pasaran.

Baca: Kementerian Kesehatan RI Lakukan Survei di Puskesmas Poigar

"Selain cuaca buruk para nelayan juga terkendala biaya bensin yang kalo mereka tidak dapat ikan akan merugi akibat cuaca tidak menentu," ujar Leleng Penda (53) yang merupakan langganan di TPI Desa Timu.

Baca: Bolsel Bebas dari Penderita HIV/Aids

Selain harga mujair ada pula harga ikan endemik danau tondano ikan payangka juga masih terbilang mahal yaitu seharga Rp 25 ribu persepuluh ekor ukuran sedang.

"Pedagang ikan serta konsumen biasanya akan mengetahui kelangkaan ikan serta kenaikan harga dari kondisi cuaca, seperti sekarang susah mencari ikan,” lanjut Leleng.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved