Tim Bintal Kodam XIII Merdeka Sosialisasi Peraturan Perceraian Anggota TNI di Kodim Bolmong

Tim Bintal Kodam XIII Merdeka memberikan sosialisasi peraturan Panglima TNI nomor Perpang 11/VII/2007 tanggal 4 Juli 2007

Tim Bintal Kodam XIII Merdeka Sosialisasi Peraturan Perceraian Anggota TNI di Kodim Bolmong
ISTIMEWA
Tim Bintal Kodam XIII Merdeka Sosialisasi Peraturan Perceraian Anggota TNI di Kodim Bolmong 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Bintal Kodam XIII Merdeka memberikan sosialisasi peraturan Panglima TNI nomor Perpang 11/VII/2007 tanggal 4 Juli 2007, dan surat Keputusan KASAD Nomor Skep/491/XII/2006 tanggal 21 Desember 2006 di Makodim 1303/Bolmong

Aturan tersebut terkait proses perkawinan, perceraian dan rujuk di tubuh TNI. 

Demikian disampaikan Letkol Caj Jepri Maramis Kalak Bintal Jarah Kodam XIII/Merdeka dalam arahan kepada para seluruh prajurit Kodim 1303/Bolmong yang didampingi oleh Lettu Armed Putu Sujaya dan Serda Fofied Willy bertempat di Aula Sisingamangaraja Makodim 1303/Bolmong, Senin (03/12/2018).

Baca: Tingkatkan Kompetensi Guru Madrasah, Kemenag Bolmong Gelar PPKB

"Prosedur perceraian bagi anggota TNI AD, seperti dalam putusan 1684/Pdt G/PA Cbn dan putusan Nomor 153/Pdt G/2012/PA Srg, harus ada disertai surat izin cerai penyebab anggota TNI AD tersebut, dan harus menyelesaikan dulu dari satuan," jelasnya.

Letkol Maramis menambahkan, pada dasarnya manusia merupakan makhluk yang tidak bisa hidup sendiri dan telah diciptakan berpasang pasangan oleh Allah.

Menurut hukum islam perkawinan dikatakan sah apabila telah memenuhi rukun dan syarat perkawinan.

"Bagi anggota TNI AD, selain berlaku Undang Undang Perkawinan dan peraturan pelaksanaannya, berlaku juga ketentuan khusus pengaturan perkawinan dan perceraian yang diatur dalam mekanisme struktur TNI," ujar Letkol Maramis.

Baca: DPRD Bolmong Gelar Rapat Paripurna Tingkat II Penetapan APBD Tahun 2019, Ini Harapan Bupati Yasti

Adapun mekanisme pengurusan perkawinan, rujuk yakni laporan gugatan cerai Komandan/Atasan susah mendamaikan atau tidak berhasil, pejabat pers BAP, pejabat Lit/Rik Han Min Cerai, Komandan/Atasan yang bersangkutan membuat Surat Permohonan Ijin Cerai, untuk yang beragama Katolik sidang pengadilan Gereja Katolik, demikian juga untuk yang beragama Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu.

"Mekanisme ini menjadi dasar dalam proses pernikahan, perceraian dan rujuknya, dan ini berlaku terhadap seluruh personil TNI tanpa terkecuali," pungkas Letkol Maramis.

Baca: Serda Edy Bantu Petani Bersihkan Sawah di Desa Dumoga Bolmong

Dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 1303/Bolmong Letkol Inf Sigit Dwi Cahyono S.Sos mengharapkan kepada seluruh Personil TNI agar mampu dan mengerti, sehingga apabila ada permasalahan yang menyangkut dengan hal tersebut, dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai prosedur.

"Terima kasih tim dari Kodam XIII/Merdeka yang telah berkenan hadir di Makodim 1303/Bolmong untuk memberikan arahan tentang pembinaan mental dan Sosialisasi Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (PPR) kepada seluruh personil Kodim 1303/Bolmong," tutup Dandim Bolmong

TONTON JUGA:

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved