Ramadan
Puasa Punya Asuransi Pahala
Beruntunglah bagi mereka yang tahun 2012 ini dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan karena bagi siapa saja yang khusuk (serius)
OPINI RAMADAN
Beruntunglah bagi
mereka yang tahun 2012 ini dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan karena
bagi siapa saja yang khusuk (serius), menjalani ibadah di bulan ini,
maka ia dijamin Punya Asuransi Pahala (puasa).
Bagi mereka yang percaya, puasa ini akan dapat jadi bekal bagi kehidupan kita semasa hidup, juga di masa mendatang di akhirat kelak.
Biasa yang selama ini hanya mengenal duniawi, mengejar banyak investasi materi seperti Asuransi, Pasar Modal, Emas dan Deposito, mari mulailah berpikir juga untuk investasi akhirat.
Mencobanya tidak akan celaka, mencari investasi untuk akhirat tidak akan mengalami kerugian, tidak butuh modal uang segudang untuk memulai investasi akhirat.
Cukup
sederhana dengan berpuasa khusuk di bulan Ramadan, berkah sehat sentosa
akan diperoleh. Layaknya asuransi, lewat premi puasa, kita akan
terjamin keselamatan keseharian kita dan di masa depan kehidupan
akhirat.
Melalui puasa khusuk, diri kita dapat mengontrol dari
hal-hal negatif. Dengan berpuasa, diri kita dapat menjauh dari sesuatu
perbuatan-perbuatan tercela dan inilah satu di antara ciri orang yang
beriman sebagaimana disinggung dalam Al Quran Baqarah 185:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu, agar kamu bertakwa."
Secara
bahasa sendiri, puasa diambil dari kata bahasa arab yang berarti Saum
atau Sauwm, yang artinya menahan atau mencegah. Di Indonesia sendiri,
untuk istilah yang populer dipakai adalah kata puasa, bukan Saum.
Sedangkan
berdasarkan syariat agama Islam, puasa itu menahan diri dari godaan
hawa nafsu dari yang halal, juga yang haram. Inilah uniknya di puasa,
hal-hal yang halal saja bisa jadi haram, apalagi sesuatu yang haram.
Misalkan contoh kecil, halal yang dilarang di puasa seperti makan dan minum. Kegiatan ini tidak dapat dilakukan semasa rentang jam puasa karena apabila perbuatan ini dilakukan maka bisa membatalkan puasa. Kecuali sudah melewati masa puasa, dapat kita lakukan, sah secara hukum syariat.
Menahan hawa nafsu dalam berpuasa dilakukan dari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim.
Kemanfaatan dan keberkahan yang dimiliki dalam ibadah puasa di bulan Ramadan melimpah ruah. Maka dari itu, menyesal, bagi mereka-mereka yang berhalangan menjalani ibadah puasa satu bulan lamanya.
Apalagi, puasa Ramadan satu di antara ibadah yang paling spesial. Bukan bermaksud menghitung-hitung, tapi puasa Ramadan amalan ibadahnya berlipat ganda.
Kita tidur siang di bulan puasa Ramadan saja dapat pahala, apalagi waktu yang ada, kita isi dengan sholat dan mengaji pasti luar biasa nilai ibadahnya.
Belum lagi dari sisi kesehatan, kita akan jadi awet muda, karena dengan berpuasa kita dapat mengurangi kalori sehingga bermanfaat dalam mengurangi berbagai kerusakan sel tubuh.
Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Androlog Universitas Diponegoro Semarang Prof Susilo Wibowo sebagaimana dilansir oleh situs berita tribunnews.com.
Ia mengungkapkan, berpuasa bisa memperlambat efek penuaan karena dapat mengurangi kalori yang bermanfaat mengurangi berbagai kerusakan sel tubuh.