TOPIK
Bom Depan Katedral Makassar
-
Para anggota LC terlihat siaga. Anggota jemaat yang tak dikenal ditanyai kemudian diperiksa jika membawa tas.
-
Termasuk katanya dua perempuan itu, apakah mereka terlibat dalam aksi bom bunuh tersebut atau hanya kebetulan saja berada di sekitar lokasi
-
Cosmos tak memakai baju rompi antipeluru. Ia hanya memakai baju kaos tipis. Cosmos hanya menghalangi pelaku sempat berusaha masuk.
-
Waktu 15 detik sangat berharga sekali bagi politisi Luwu Raya ini. Ia dan keluarganya baru saja melintas di depan gerbang Gereja Katedral Jl Kajaolali
-
Korban luka terkena ledakan bom bunuh diri mendapat kunjungan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
-
Pelaku bom bunuh diri sempat memaksa masuk ke dalam aula Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28/3/2021), sekitar pukul 10.30 WITA
-
Jenderal Listyo Sigit menyebut bahwa pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Minggu (28/3/2021) menggunakan bom jenis bom panci.
-
Polisi menangkap 4 orang yang diduga terlibat aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).
-
Jokowi pun mengutuk aksi pengeboman tersebut dan meminta Kepolisian RI mengusut tuntas jaringan pelaku hingga ke akar-akarnya.
-
Peristiwa tersebut jangan sampai berlanjut pada rusaknya hubungan sesama umat beragama, baik di Makassar maupun di seluruh Indonesia.
-
Dua pelaku bom bunuh diri tersebut berkaitan dengan 19 teroris JAD yang ditangkap di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
-
Hingga Minggu sore, polisi mencatat ada sebanyak 20 korban luka akibat ledakan tersebut.
-
Polisi menyimpulkan, 'pengantin' atau orang yang melakukan bom bunuh diri berjumlah dua orang.
-
"Yakinlah tidak ada satu nilai agamapun yang menghalalkan cara-cara barbar. Yang tega menghilangkan nyawa manusia tanpa alasan yang benar," terang dia
-
Update Bom Depan Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), telah diidentifikasi.
-
Info terkini bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar Sulawesi Selatan. Hasil Identifikasi Kepolisian terhadap Jenazah Pelaku di lokasi kejadian.
-
Seorang Nenek Gendong Cucu Terkena Hempasan Bom Depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/03/2021).
-
kami Komisi Hubungan Antar agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia dengan ini menyampaikan:
-
Mengutuk keras peristiwa ledakan bom di areal gedung Katedral. Perbuatan jahat bom bunuh diri ini jelas-jelas bukan perilaku serta sikap orang beragam
-
Menurut penuturan Cosmos, penjaga Gereja Katedral Makassar, ia sudah curiga dengan tingkah laku pelaku yang memaksa masuk.
-
"Pelakunya laki-laki. Olah TKP masih belum selesai, karena (tubuh) berceceran banyak sekali," katanya.
-
Di pintu masuk halaman Gereja Katolik Katedral Makassar, di Jalan Kajaolalido - Jalan MH Tamrin Minggu (28/3/2021) pagi.
-
"Kita mengutuk keras aksi yang diduga berasal dari bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar."
-
Ia mengatakan, pemerintah mengutuk keras terhadap kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar
pagi tadi.
-
"Turut prihatin sekaligus mengecam tindakan tersebut. Tragedi kemanusiaan kembali terjadi," kata Liow kepada Tribun Manado, Minggu (28/03/2021).
-
Pelaku diduga akan memasuki pelataran maupun pintu gerbang katedral. Namun saat itu dicegah oleh sekuriti dari gereja tersebut.
-
Kasus serangan bom bunuh diri yang terjadi di Makassar kini menjadi sorotan publik di seluruh Indonesia.
-
Ada 4 orang dewasa termasuk lansia, dan ada juga anak-anak.
Salah satu korban masih berusia 2 tahun.
-
Pastor Wilhelminus Tulak mengatakan, ada dua pelaku berusaha masuk tapi ditahan di gerbang masuk Gereja Katedral.
-
Mereka menggunakan sepeda motor, dirinya sakit jadi sang istri yang mengendarai sepeda motor tersebut.