Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kerangka Manusia di Tomohon

Kronologi Penemuan Mayat Lansia di Perkebunan Kolombawi Kampung Jawa Tomohon

Alfrets Supit, warga kelurahan Lahendong Lingkungan I yang sempat dilaporkan hilang sejak 11 Desember 2025 ditemukan dalam kondisi meninggal.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Polres Tomohon
KERANGKA MANUSIA - Alfrets Supit, warga kelurahan Lahendong Lingkungan I yang sempat dilaporkan hilang sejak 11 Desember 2025 ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Ia ditemukan tinggal kerangka di Perkebunan Kolombawi, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Selatan, Sulawesi Utara pada Jumat (16/1/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Alfrets Supit yang sempat dilaporkan hilang sejak 11 Desember 2025 ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. 
  • Ia ditemukan tinggal kerangka di Perkebunan Kolombawi, Kelurahan Kampung Jawa.
  • Petugas di lokasi kejadian menemukan sejumlah barang yang masih melekat dan berada di sekitarnya. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Alfrets Supit, warga kelurahan Lahendong Lingkungan I yang sempat dilaporkan hilang sejak 11 Desember 2025 ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. 

Pria 76 tahun itu ditemukan tinggal kerangka di Perkebunan Kolombawi, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Selatan, Sulawesi Utara pada Jumat (16/1/2026). 

Kampung Jawa berjarak sekitar 5,9 kilometer dari Pusat Kota Tomohon. Estimasi waktu tempuh sekitar 15 menit dengan berkendara. 

Petugas di lokasi kejadian menemukan sejumlah barang yang masih melekat dan berada di sekitarnya. 

Yakni, kaos berwarna krem, celana biru dongker, tas selempang warna abu-abu, serta sepatu boots berwarna hijau tua.

Menurut penuturan Kasi Humas Polres Tomohon, Iptu Musalino Patah saksi pertama yang menemukan kerangka tersebut berinisial YK, warga Kelurahan Tumatangtang Satu Lingkungan VI.

Kronologi Penemuan Mayat

YK yang merupakan warga pertama yang menemukan kerangka tersebut pada awalnya mendengar gonggongan anjing saat melintas di area perkebunan. 

Ia pun merasa penasaran hingga memutuskan untuk melakukan pengecekan ke sumber suara tersebut. 

Ketika dicek, YK melihat tulang tengkorak kepala manusia dengan sepatu boots masih terpasang.

Ia pun lantas menghubungi warga dan aparat kelurahan. 

Lurah Kelurahan Tumatangtang Satu, Billy Montolalu, begitu mendengar informasi tersebut langsung menuju Tempat Kejadian Perkara bersama-sama dengan warga. 

Begitu tiba di lokasi, mereka menemukan kerangka manusia yang berada di bawah pohon bambu dengan kondisi pakaian masih melekat pada tubuh korban.

Kebetulan, waktu itu, sang istri dari Alfrets Supit yakni MS (70) ikut ke lokasi tersebut. 

Ia pun mengatakan keyakinannya bahwa kerangka yang ditemukan itu merupakan suaminya. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved